oleh

Dituduh Dukun Santet, Diclurit 3 Pria Bertopeng

POSKOTA.CO – Ali alias pak Nipah,50, dibantai 3 orang tak dikenal saat tidur lelap. Pelaku kata saksi mata, menggunakan cadar alias penutup muka. Pembunuhan sadis tersebut terjadi di Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.

Malam itu, korban tidur bersama istrinya Musa’a,45, istrinya. Tengah malam ia terbangun mendengar suara kaca jendela dipecah. Merasa curiga, Musa’a pun bangun dari tempat tidurnya dan mendatangi sumber suara itu.

Dalam keadaan gulita, Musa yang baru bangun diancam clurit oleh seseorang. Ia tidak bisa mengenali wajah pelaku, karena tertutup cadar.

Musa’a pun tak berani berkutik di bawah ancaman clurit. Saat itulah, dua pelaku lain yang juga membawa clurit, masuk ke kamarnya, dan menghujani tubuh Ali alias pak Nipah dengan clurit.

Ali alias Pak Nipah langsung meninggal di TKP. Korban mengalami luka bacok di bagian leher sebelah kanan, kepala sebelah kanan, bahu kiri dan kanan, paha kanan kiri, serta pipi kiri.

Sas sus yang beredar, korban sengaja dihabisi, karena diduga memiliki ilmu santet yang telah banyak memakan korban. “Mungkin motifnya isu santet. Karena kalau soal lain, korban ini tidak pernah punya masalah dengan tetangga sini,” kata salah satu tetangga korban yang enggan disebutkan namanya.

Sementara Kapolsek Pasongsongan, AKP Sudjito, belum bisa dimintai konfirmasi. Saat dihubungi via hand phone, terdengar nada panggil tapi tidak diangkat. Pesan singkat yang dikirim pun tidak dijawab. Bambang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *