oleh

Dir Narkoba Medan Membantah Terima Upeti Dari Bandar Narkoba

KEJAHATAN PEREDARAN NARKOBAPOSKOTA.CO – Serangan Briptu Idran Izmi, bekas anak buahnya terhadap Direktur Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Toga H. Panjaitan yang disebut menerima uang upeti dari bandar narkoba di Sumatera Utara dibantahnya.

Tim Mabes Polri yang turun ke Medan melakukan pemeriksaan terhadap perwira berpangkat Kombes masih berada di Medan untuk mengklarifikasi laporan yang dibuat di atas kertas segel.

Di hadapan pimpinan NGO Peduli Narkoba Sumut yang terdiri dari Ketua Gerakan Anti Narkotika ( Granat) Hamdani Harahap, Ketua Gerakan Peduli Narkoba dan Tawuran (Gepenta) Wirman Tobing dan Ketua Gerakan Anti Narkoba Zulkarnain Nasution, Sabtu (24/5), Direktur Narkoba Polda Sumut menyebutkan kalau tudingan Briptu Idran Izmi tidak berdasar.

Habinsaran menjelaskan bahwa selama ini ia tidak tau kalau personilnya yang bernama Briptu Idan Izmi ternyata sudah di PDTH (Pemberhantian Dengan Tidak Hormat) pada tahun 2001 .

Diungkapkan, kalau selama ini Idran Izmi banyak melakukan rekayasa atau skenario penangkapan terhadap bandar-bandar narkoba di kawasan Tanjung Balai dengan menjual nama direktur narkoba.

“Dia minta setoran kepada bandar narkoba dengan alasan untuk diserahkan ke pada saya, bagi yang tidak setor ditangkap dan kasusnya digiring sampai persidangan, itulah cara dia,”jelasnya.

Seperti diketahui Direktur Reserse Narkoba Poldasu Kombes Toga H Panjaitan dilaporkan anggotanya sendiri Briptu Idran Izmi ke Kapolri, Kompolnas, DPR-RI dan Kapoldasu dengan tuduhan melakukan tangkap lepas puluhan tersangka narkoba.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *