oleh

Bintara Polisi Bongkar Kebobrokan Komandannya

Sutarman Kapolri
Sutarman Kapolri

POSKOTA.CO – Briptu Idran Ismi,39, anggota Polri yang bertugas di Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara membongkar kebobrokan komandannya tanpa rasa takut.

Menurutnya selama ini, para komandannya banyak yang memeras bandar narkoba. Istilahnya tangkap lepas. Ditangkap kemudian dilepas setelah memberikan uang tebusan.

Bintara tersebut berani mengungkapkan nama-nama siapa saja bandar yang dijadikan ATM para komandannya di atas kertas segel bermeterai 6000. “Ini fakta fakta dan saya siap membongkar petinggi yang menzolimi saya,” ungkap Idran di Pengadilan Negeri Pematang Siantar, Senin (19/5).

“Sampaikan sama Kapoldasu (Kapolda Sumatera Utara), saya kecewa. Saya memberantas narkoba tapi saya dizalimi,” ujar dengan nada tinggi.

PERLINDUNGAN SAKSI

Sementara itu, penasehat hukum terdakwa, Mahmud Irsyad Lubis mengaku, daftar itu telah diserahkan mereka ke Mabes Polri, Badan Narkotika Nasional dan Lembaga Pelindungan Saksi dan Korban di Jakarta. Daftar yang dibuat Ismi tertanggal 14 April 2014 itu, menurut Mahmud bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Daftar ini bisa dipertanggungjawabkan. Bukan asal tuduh. Klien kita siap dituntut di depan hukum,” ujar Mahmud Irsyad Lubis di PN Pematangsiantar, Senin (19/5/2014).

Dijelaskan, Ismi pernah menangkap 141 kasus peredaran narkoba. Dari 141 kasus itu, Ismi memiliki catatan direktur dan dan pejabat di direktorat narkoba Polda Sumut menerima uang suap dari 89 kasus yang berujung dilepaskannya tersangka maupun pengurangan barang bukti.

“Ini daftar tangkap lepas yang dilakukan Dir Narkoba,” teriak Idran Ismi di Pengadilan Negeri (PN) Pematangsiantar, Senin (19/5/2014).

Ismi memperlihatkan selembar kertas berisi daftar tangkapan polisi. Disebutkan dia, ada 141 kasus narkotika yang ditanganinya. Tapi, tersangka dan orang-orang yang terlibat, akhirnya dilepas oleh atasannya.

Inilah daftar 10 nama tersangka dari 89 kasus yang ditangkap kemudian di lepas oleh direktorat narkoban Polda Sumut yang ditulis oleh Idran Ismi:

1. Tersangka Apin Lehu di Pematangsiantar, Apin menyerahkan Rp 500 Juta.
penangkapan kedua Apin menyerahkan Rp 1,1 miliar.
2. Tersangka Agus Salim alias W Abu ditangkap di Tanjung Balai. Rp 250 juta.
3. Iqbal ditangkap di Tanjung Balai menyerahkan Rp 200 juta.
4. Frans Panjaitan ditangkap di Tanjung Balai dan menyerahkan uang Rp 150 juta.
5. Angga ditangkap di Tanjung Balai dan menyerahkan uang Rp 100 juta.
6. Alasan Kaban ditangkap di Perdagangan Kabupaten Simalungun dan menyerahkan uang Rp 250 juta.
7. M. Hatta ditangkap di Pematangsiantar dan menyerahkan uang Rp 200 juta.
8. Rico Butar-Butar ditangkap di Kisaran dan menyerahkan uang Rp 200 juta.
9. Ahwat Panjang ditangkap di Tanjung Balai dan menyerahkan uang Rp 300 juta.
10. Apin alias Calvin ditangkap di Sibolga dan menyerahkan uang Rp 500 juta

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *