oleh

AJARAN SESAT TUMBUH SUBUR DI SUKABUMI

balaiPOSKOTA.CO – Banyak pengaduan masuk terhadap kejahatan anak di Sukabumi melalui KPAI. Sekertaris Jenderal KPAI, Erlinda mengatakan, kawasan Sukabumi menjadi lahan empuk kejahatan dan kekerasan terhadap anak.

“Sudah banyak yang masuk pengaduan terhadap kejahatan anak di Sukabumi. Baik pelecehan seksual. maupun ajaran yang menyesatkan,” kata Erlinda usai Diskusi Bulanan Forum Wartawan Polri di Mapolda Metro Jaya belum lama ini.

Anak-anak yang menjadi mangsa kejahatan jaringan kejahatan seksual dan aliran tertentu anatara 6 sampai 19 tahun. KPAI sudah banyak menerima pengaduan tersebut.

Hal itu, katanya, berbeda dengan kalau terjatuh atau kecelakaan, seseorang bisa melihat luka dan segera dirawat. “Tetapi, apabila seorang anak terkena penyakit pornografi, atau pencucian otak terhadap pengaruh kejahatan tertentu mengatasnamakan apa pun sangat membahayakan.t,” kata Elinda.

Dia mengatakan, survei KPAI juga menyimpulkan, masalah ekonomi ternyata bukan faktor utama terjadinya korban kejahatan atau kekerasan apapun terhadap korban maupun pelaku.

“Ternyata faktor yang paling utama adalah bagaimana pola asuh dari keluarga. Bagaimana ayah dan ibu memberikan pendidikan moral terhadap anak,” ungkap Erlinda.

Selama ini, lanjutnya, keluarga yang menciptakan anak-anak yang unggul ternyata sangat minim. ”Sudah saatnya keluarga kembali mengambil peran untuk tanggung jawab terhadap anak-anak mereka,” ujar Erlinda.

Dia sangat mengapresiasi masyarakat yang dengan kesadarannya melapor sebagai korban. Mereka juga meminta bantuan kepada KPAI agar ada pendampingan secara psikologi maupun medis.

Forum Wartawan Polri (FWP), mengundang beberapa narasumber selain KPAI, Humas Polda Metro Jaya, ada kriminolog UI dan dari Media massa, Portal Kriminal dot com selaku narasumber dalam diskusi tersebut, (hais)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *