oleh

Ahok Minta Diusut KPK, Jokowi Terserah Siapapun

Ahok, mengukur kepandaian guru
Ahok,  minta KPK usut bus asal China

POSKOTA.CO – Kejaksaan Agung bakal menyelidiki kasus dugaan mark up anggaran pengadaan bus Transjakarta asal China yang dipesan Pemprov DKI.
Gubernur DKI Jakarta Jokowi, mengaku, telah melaporkan dugaan kecurangan dalam pengadaan bus Transjakarta dan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) ini ke Inspektorat dan Badan Pengawasan dan Keuangan Pembangunan (BPKP).
Mantan walikota Solo tersebut menyerahkan kasus pengadaan bus pada penagak hukum. “Terserah mau ditangani KPK atau Kejaksaan Agung,” kata Jokowi.
Sebelumnya, Ahok mengungkapkan keinginannya agar kasus pengadaan 656 bus Transjakarta dan BKTB itu ditangani KPK ketimbang Kejaksaan Agung.
AHOK MINTA KPK
“Makanya saya minta KPK bisa turun. Dan mudah-mudahan Kejagung tidak mengambilalih penyidikan. Kalau diambil alih, KPK nggak bisa turun,” ungkap Ahok di Balaikota, Jakarta.
Kejagung telah mengeluarkan surat perintah penyelidikan nomor: Print-43/F.2/Fd.1/02/2014, tertanggal 26 Februari 2014 atas adanya laporan dugaan mark up dalam pengadaan bus Transjakarta pada Dinas Perhubungan Pemerintah Propinsi DKI Jakarta Tahun 2013.
Penyelidikan itu, kata Kapuspenkum Kejagung Setia Untung Arimuladi, dilakukan untuk mencari dan menemukan suatu peristiwa yang diduga sebagai tindak pidana korupsi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *