oleh

5 KARAOKE DIANCAM DIBONGKAR SATPOL PP

satpol1POSKOTA.CO  – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan membongkar secara paksa lima tempat karaoke tanpa izin di kawasan Pantai Nipah-Nipah.

“Jika hingga Kamis (22/5), pemilik karaoke tidak membongkar sendiri maka kami bersama polres dan TNI akan melakukan pembongkaran secara paksa terhadap lima tempat karaoke ilegal di kawasan Pantai Nipah-Nipah itu,” kata Kepala Satpol PP Kabupaten Penajam Paser Utara Suyanto di Samarinda, Senin (19/5).

Pembongkaran lima tempat karaoke ilegal di Pantai Nipah-Nipah itu, atas kesepakatan Satpol PP bersama polres dan TNI, serta tokoh masyarakat sebagai dampak kasus perkelahian pada Minggu (18/5) sekitar pukul 01.30 Wita.

Akibat peristiwa itu, seorang pengunjung bernama Munir (49) tewas, sedangkan lawannya, Sulaiman masih menjalani perawatan di RS Balikpapan karena luka cukup serius.

Keberadaan tempat karaoke tersebut kata Suyanto, melanggar empat peraturan daerah.

Perda yang dilanggar, katanya, yakni Perda Nomor 17/2009 tentang Ketertiban Umum, Perda Nomor 8/2012 tentang Izin Mendirikan Bangunan, Perda 5/2010 tentang Minuman Keras, dan Perda Nomor 10/2010 tentang Penanggulangan Pekerja Seks Komersial.

“Dengan dasar itu, tidak ada alasan untuk tidak melakukan pembongkaran. Kami tidak ingin ada kejadian serupa di kemudian hari nanti sehingga harus diatasi dengan melakukan pembongkaran tempat karaoke. Apalagi, tempat itu jelas-jelas sudah melanggar empat perda,” kata Suyanto.

Namun, katanya, sebelum melakukan pembongkaran, Satpol PP terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada pemilik tempat karaoke tentang rencana pembongkaran.

“Dalam sosialisasi tersebut, lima pemilik karaoke setuju untuk melakukan pembongkaran sendiri dengan syarat setelah menerima surat dari kecamatan,” kata Suyanto.

Camat Penajam Sardi menyatakan akan segera menyerahkan surat kepada pemilik karaoke dan memberikan batas waktu hingga Kamis (22/5) untuk mereka melakukan pembongkaran sendiri.

“Tidak ada lagi toleransi, lima tempat karaoke itu harus dibongkar. Pokoknya paling lambat Kamis, tempat karaoke itu sudah harus dibongkar. Kalau tidak maka Satpol akan lakukan pembongkaran paksa,” kata Sardi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *