oleh

2 PERWIRA POLISI DILAPORKAN MENIPU PENERIMAAN BINTARA POLRI

Ilustrasi
Ilustrasi

POSKOTA.CO – Seorang warga melaporkan dua perwira Kepolisian Dearah Riau terkait dugaan penipuan dalam penerimaan Bintara Polri dengan kerugian uang senilai Rp10 juta.

Dalam laporannya di kepolisian yang diterima pers, Senin, korban Laupita Rinta Sinaga,39, warga Kecamatan Tampan, Pekanbaru, mengatakan kronologi kejadian berawal ketika Jumat (23/5) sekitar pukul 14.40 WIB korban mengirim uang tunai yang ditransfer lewat mesin anjungan tunai (ATM) BRI sebesar Rp10 juta.

Uang tersebut diakui korban dikirim ke nomor rekening atas nama Dimas Sayafrizal yang katanya untuk meluluskan anaknya yang sebelumnya sempat dinyatakan gugur pada tes akademik Bintara Polri.

“Saya hanya mengenal orang tersebut lewat telepon yang mengaku bernama Kompol Sukianto dan Kombes RG,” katanya. Orang tersebut kata dia, berjanji akan meluluskan anaknya untui menjadi anggota kepolisian.

“Namun setelah uang saya transfer, ternyata anak saya tetap tidak lulus. Makanya kemudian saya melaporkan kasus ini,” katanya. Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo mengatakan, pihaknya sangat yakin tidak akan perwira polisi yang melakukan hal tersebut.

“Apalagi secara terang-terangan menyebutkan nama. Ini sudah pasti merupakan tindak penipuan dimana pelakunya mengatasnamakan perwira itu untuk meraup keuntungan,” katanya. AKBP Guntur mengatakan, sejak jauh hari pihaknya telah mengimbau masyarakat agar mewaspadai tindak penipuan saat penerimaan Bintara Polri tahun ini.

“Waktu itu saya sudah imbau bahwa masyarakat jangan percaya dengan siapapun yang meminta uang untuk meloloskan anaknya menjadi polisi. Intinya jangan percaya dengan orang yang ‘menembak di atas punggung kuda’,” kata Guntur.

Guntur mengatakan, nantinya akan ketahuan apakah itu benar dilakukan oleh perwira polisi atau pihak lain yang sengaja mengatas namakan perwira tersebut. “Nanti Dit Propam akan mengetahui kebenarannya. Nomor telepon penipu itu bisa diselidiki,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *