by

Kapal Direct Tiongkok Masuk Indonesia Harus Berlabuh di Zona Karantina

Read Time:1 Minute, 53 Second

POSKOTA.CO – Cegah penyebaran virus Corona masuk Indonesia, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut mengeluarkan aturan setiap Kapal yang masuk ke Indonesia secara direct dari Tiongkok diharuskan berlabuh di zona karantina dahulu untuk dilakukan pemeriksaan secara ketat oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Selain itu, untuk kapal  kunjungan ocean going perlu melampirkan voyage memo (10 pelabuhan terakhir) pada saat melaporkan kedatangan kapal  ke kantor KKP di pelabuhan dan apabila berdasarkan last port kapal tersebut sempat singgah di Tiongkok akan dilakukan pemeriksaan secara ketat.

“Jika ada yang suspect terjangkit virus Corona maka akan dilakukan penanganan dan tindakan medis secara khusus sesuai Standar dan Prosedur (SOP) yang dikeluarkan oleh KKP,” tutur Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad , sebagaimana rilis yang diterbitkan dan ditandatangani Kabag Humas Ditjen Hubla Wisnu Wardhana.

Ahmad juga menjelaskan, bahwa Ditjen Perhubungan Laut dan KKP telah memasang thermal scanner untuk mendeteksi peningkatan suhu tubuh penumpang yang dipasang pada area kedatangan di pelabuhan yang melayani rute internasional.

“Setiap penumpang yang baru tiba utamanya yang berasal dari negara terjangkit seperti Tiongkok dan Hongkong harus melewati thermal scanner untuk mengetahui suhu tubuhnya. Bila tinggi maka petugas akan melakukan pemeriksaan lanjutan,” jelasnya.

Menurutnya, Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menjalankan skenario peningkatan pengawasan dan kesiapsiagaan di pelabuhan guna mengantisipasi penyebaran virus Corona (nCov) dari Wuhan, Tiongkok menyusul dikeluarkannya deklarasi situasi darurat global oleh World Health Organization (WHO) yang disebut dengan istilah “Public Health Emergency of International Concern (PHEIC)”

PHEIC yang mempunyai arti “darurat kesehatan publik yang menjadi perhatian internasional” ini merujuk pada “peristiwa luar biasa” yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat sehingga tentunya kami meningkatkan pengawasan terhadap kapal beserta muatannya dari Tiongkok yang masuk ke Pelabuhan di Indonesia untuk mengantisipasi adanya virus Corona.

Ahmad menambahkan,  Pelabuhan-pelabuhan yang melayani kedatangan internasional  telah memasang alat thermal scanner di pintu masuk internasional seperti Pelabuhan Batam,  Sekupang, Harbour Bay, Tanjung Priok, Tanjung Balai Karimun, Bintan dan pelabuhan lainnya.

Jika terdapat penumpang suhu tubuhnya di atas 38 derajat serta memiliki gejala umum batuk, demam, sesak napas, dan memiliki riwayat perjalanan dari Tiongkok atau Hongkong, petugas pelabuhan harus langsung berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan setempat.

Selain itu, untuk menghindari adanya virus Corona, Ahmad juga mengistruksikan kepada personilnya yang bertugas di Pelabuhan untuk menggunakan Alat Perlindungan Diri (APD) yang memadai selama menjalankan tugas. (r)

 

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini