PENCERAHAN – Poskota.co

Tag: PENCERAHAN

“ANTARA TAKSI, LEBAH DAN ELANG”

“ANTARA TAKSI, LEBAH DAN ELANG”

Pencerahan
SELASA malam, pukul dua dinihari, saya harus bergegas pulang menuju ke rumah. Setelah seharian bercengkrama dengan kawan untuk sebuah pekerjaan. Seorang kawan memesankan armada taksi online. Murah, cepat dan nyaman. Untuk jarak lebih dari 35 kilometer saya hanya membayar 73 ribu. Hanya cukup menunggu di dalam rumah, selang beberapa menit mereka datang menjemput, mengantarkan saya dalam kantuk yang parah menuju bandara. Pelayanan yang cepat dan murah. Hari ini dunia bergerak dalam ritme yang cepat, waktu dam jarak semua seakan kian terlipat. Kecepatan dan pelayanan itu mantra zaman kini. Lamban menyambut bersiaplah tersungkur dalam titik nadir terdalam hingga lututmu menyentuh tanah, kepalamu berat dan bersujud menjadi pilihan terakhirmu. Saat ini dunia ini tidak statis, nam...
BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)