NASIONAL – Poskota.co

Tag: NASIONAL

ULAMA JAWA TIMUR DEKLARASI MENOLAK PAHAM RADIKALISME DAN TERORISME DI SITUBONDO

ULAMA JAWA TIMUR DEKLARASI MENOLAK PAHAM RADIKALISME DAN TERORISME DI SITUBONDO

NASIONAL, Peristiwa
POSKOTA.CO - Minggu 17 September 2017, ribuan ulama dari seluruh Jawa Timur berkumpul dalam Silaturahmi dan Halaqoh Ulama, Umaro dan Tokoh Masyarakat yang digelar di Pesantren Al-Munir, Besuki Situbondo, JawaTimur, mendeklarasikan pernyataan dan komitmen menolak radikalisme dan terorisme melalui Deklarasi Situbondo. Para ulama, ustaz, dai dan tokoh masyarakat menolak radikalisme dan terorisme. Pernyataan tersebut dituangkan melalui pernyataan sikap bersama berisi sumpah setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), antiradikalisme dan terorisme. "Paham radikalisme sudah meresahkan masyarakat, terutama kalangan agama. Kami menolak paham radikalisme dan terorisme yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945,” ujar Ketua Umum Rumah Kamnas Maksum Zubeir, yang menjad...
HALAQOH DI SITUBONDO BAHAS TERORIS, AKAN DIHADIRI 500 ULAMA

HALAQOH DI SITUBONDO BAHAS TERORIS, AKAN DIHADIRI 500 ULAMA

NASIONAL
POSKOTA.CO - Ketua Rumah Kamnas, Maksum Zuber menegaskan, Rumah Kamnas adalah organisasi yang concern terhadap isu-isu dibidang Keamanan Nasional. Didirikan pada 1 September 2016 oleh alumni Sekolah Kamnas yg diselenggarakan oleh Pusat Kajian Keamanan Nasional ( Puskamnas ) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Organisasi ini memiliki Visi ‘Mewujudkan Masyarakat berbudaya Keamanan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945’. Sepanjan tahun 2017 Indonesia dihadapkan pada sejumlah tantangan atau ancaman berupa radikalisme dan terorisme yg mengusik rasa kebhinekaan kita dan menggangu stabilitas keamanan nasional guna mewujudkan Nawacita Presiden Jokowi. Hari ini radikalisme dan terorisme merupakan ancaman nyata yang telah menimbulkan banyak korban jiwa dan kerugian finansial. Lebih dari it...
KETUA IPJI MENYESALKAN UCAPAN KAPOLRES LECEHKAN WARTAWAN

KETUA IPJI MENYESALKAN UCAPAN KAPOLRES LECEHKAN WARTAWAN

NASIONAL
POSKOTA.CO - Kapolri Jenderal Tito Karnavian seharusnya mencopot Kapolres Way Kanan, Budi Asrul Kurniawan karena dianggap melecehkan profesi wartawan. "Beliau kan seorang perwira, tak pantas bicara seperti itu, wartawan kan mitra polisi," ungkap Ketua Umum Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia (IPJI) Taufick Rahman, Selasa pagi (29/8/2017). “Saya berharap rekan IPJI Lampung segera melapor, dan menyerahkan bukti rekaman perkataan Kapolres Way Kanan kepada DPP IPJI untuk ditindaklanjuti, dilaporkan ke Kapolri,” katanya. Ketua Umum IPJI ini menjelaskan, jika diketahui ada pihak melarang peliputan yang tengah dilakukan jurnalis, dapat dikategorikan menghalang-halangi kerja jurnalistik. Tindakan itu melanggar UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers. “Pada Pasal 18 disebutkan, setiap ora...
BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_2898" align="alignnone" width="300"] Anang Iskandar[/caption] POSKOTA.CO- Kepala Badan Narkotika Nasional(BNN) Komjen Anang Iskandar mendesak kepada Jaksa Agung Prasetyo untuk segera mengeksekusi terpida mati kasus narkoba. Salah satunya adalah terpidana mati yang kembali mengendalikan bisnis narkoba Warga Negara Nigeria, Silvester Obiek. "Iya, ingin (Silvester) segera dieksekusi mati? Saya laporkan tadi ke Pak Jaksa Agung," kata Anang kepada wartawan di Kejagung, Senin(2/2). Anang berharap, eksekusi mati yang dijalankan pihak kejaksaan, diharapkan tidak terlalu lama waktunya dari eksekusi mati pertama. "Kami ingin efek jera bagi mereka, eksekusi hukuman mati perlu tapi jangan sekali dan jedanya jangan terlalu panjang. Semoga gelombang kedua nggak tahun depan. Kami ingin penegak hukum punya integritas yang tinggi," ujar mantan Kapolda Jambi ini. Sementara itu, Jaksa Agung M Prasetyo mengaku, pihaknya masih menunggu grasi yang diajukan Silvester Obiek ke Presiden Joko Widodo(Jokowi). "Yang bersangkutan (Silvester) ajukan grasi, nanti kita cek lagi,‎" kata Prasetyo. Sebelumnya, petugas BNN mencokok seorang kurir shabu bernama Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB.Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti 1.794 gram shabu. Kepada penyidik, Dewi mengaku, dirinya disuruh Andi teman satu sel Silvester Obiek, untuk mengirimkan shabu tersebut kepada seseorang berinsial E yang masih buron. Belakangan diketahui, bisnis narkoba tersebut dikendalikan oleh Silvester Obiek yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan(LP) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, dan sudah beberapa kali tersangkut kasus narkoba dan divonis hukuman mati.(sapuji)