KRIMINAL – Poskota.co

Tag: KRIMINAL

KORBAN PENEMBAKAN PELAKU CURANMOR DI KARAWACI TANGERANG, AKHIRNYA TEWAS

KORBAN PENEMBAKAN PELAKU CURANMOR DI KARAWACI TANGERANG, AKHIRNYA TEWAS

Kriminal
POSKOTA.CO - Proyektil pelor dari senjata curanmor akhirnya menewaskan Italia Chandra Kirana Putri (23), di depan rumahnya Jalan Gunung Raung Blok B6 No 14 RT 002/010, Perumahan Bugel Indah, Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin (12/6) siang. Calon dokter ini tewas ditembak oleh dua pelaku saat hendak mencuri sepeda motor Honda Beat hitam bernopol B 3378 CFH milik korban. Kasus penembakan itu pun masih ditangani oleh Polrestro Tangerang dan Polsek Karawaci. Seorang saksi mata yang juga tetangga korban, Agus mengatakan, kejadian penembakan terhadap Italia itu terjadi sekitar pukul 13.40, saat kondisi perumahan itu sedang lengang. Pada saat itu dirinya tengah membersihkan rumahnya, mendengar adanya suara minta tolong dibarengi dengan suara letusan senjata api d...
PENCURI DI RUMAH KONTRAKAN DIGELANDANG KE POLSEK TAMBORA

PENCURI DI RUMAH KONTRAKAN DIGELANDANG KE POLSEK TAMBORA

Kriminal
POSKOTA.CO - Satu dari dua pelaku pencurian berinisial MO (25) diamankan warga sesaat setelah melakukan aksinya di salah satu kamar kontrakan milik korban di Jl Jembatan Besi II Gang Asem, Tambora Jakarta Barat, pada Kamis (1/6) dinihari. Korban RGS (27) kehilangan jam tangan merek K-SPORT seharga lima puluh ribu rupiah, namun demikian polisi tidak menahan pelaku, dikarenakan pihak korban tidak melakukan penuntutan, dan telah menandatangani kesepakatan damai yang tertuang di dalam surat pernyataan serta ditandatanganinya di ruang Unit II Reskrim Polsek Tambora Jakarta Barat. Informasi yang dihimpun dari narasumber di lokasi kejadian menyebutkan, bermula pada Kamis (1/6) sekitar pukul 24.15 WIB. Korban keluar dari kontrakan hendak membeli makan sahur, dan posisi pintu kamar kontra...
ANTI KEMANUSIAAN MASIH DIANGGAP BENAR, HADEEEUH

ANTI KEMANUSIAAN MASIH DIANGGAP BENAR, HADEEEUH

Kriminal
POSKOTA.CO - Kondisi masyarakat yang kehilangan panutan atau idola orang-2 yang nasionalis akan berdampak pada mudahnya jatuh dalam pelukan kaum-kaum provokator, teroris atau penghancur NKRI. Tatkala suara-2 kebenaran dan keadilan bahkan perjuangan untuk mewaraskan tidak lagi dihargai dan belum menjadi core valuenya, lagi-2 hasutan-2 kebencian akan mudah ditaburkan. Serangan yang menggerus nasionalisme akan terus ada dan secara struktural masif mencuci otak menggiring rakyat ke dalam tempurung kebodohan. Kebenaran diabaikan digantikan dengan pembenaran-2. Benar bila tidak menjadi pandangan umum dan opini publik akan dianggap salah. Demikian sebaliknya hal-2 yang keliru anti kemanusiaan sekalipun akan dianggap benar. Tidak lagi mampu membedakan mana Anjing mana Kambing. Apap...
BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)