IBUKOTA – Poskota.co
Thursday, September 21

Tag: IBUKOTA

KENAIKAN HARGA PANGAN JANGAN TERULANG DI TAHUN INI

KENAIKAN HARGA PANGAN JANGAN TERULANG DI TAHUN INI

Ibu Kota
POSKOTA.CO - Anggota DPR RI Komisi IV Rahmad Handoyo meminta Bulog melakukan langkah antisipasi kenaikan harga bahan pokok yang rutin terjadi jelang puasa dan lebaran. “Jangan sampai tradisi kenaikan harga ini terulang kembali pada tahun 2017 ini,” kata Rahmad Handoyo kepada wartawan di Gedung Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (18/5) Dikatakan Rahmad, Bulog sebagai perpanjangan tangan negara merupakan instrument utama dalam menstabilkan harga pangan. “Bulog harus dikedepankan, karena fakta dilapangan selama ini, yang mengemuka justru perburuan rente yang dilakukan para spekulan,” tegas Rahmad Handoyo. Rahmad Handoyo menilai, sejauh ini langkah-langkah antisipasi guna menstabilkan harga pangan jelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri yang telah dilakukan pemerintah, sudah cuk...
‎  212 MENJADI KERAMAT, APABILA MEMBAWA MANFAAT

‎ 212 MENJADI KERAMAT, APABILA MEMBAWA MANFAAT

Ibu Kota
POSKOTA.CO - Ceritera Silat Wiro Sableng 212 karya Bastian Tito, sarat dengan imajinasi yang luar biasa menggambarkan kesaktianya. Kapak Naga Geni dengan nomer register 212 menjadi ikon sang pendekar. Wiro Sableng rela  menato 212 sebagai tanda bahwa ia sang pendekar yang sakti mandra guna. 212 menjadi suatu ikon kehebatan Wiro yang kocak, lugu bahkan terkenal sableng. Sableng ini menunjukkan ketidak laziman yang dilakukan sebagai pendekar. Sang pendekar yg biasanya berwibawa, serius, semua dijungkirbalikkan oleh si Wiro. Ia sangat lugu bahkan terkesan serampangan dalam mengeluarkan jurus-2 andalanya. Bahkan tatkala bertempur sekalipun ia dengan gaya guyonan/ bercanda sambil menggaruk garuk badanya ålå munyuk ( bedhes bandhulan). Sang lawan terkecoh dan bingung menghadapiny...
WAHIDIYAH BERI KONTRIBUSI POSITIF UNTUK MASYARAKAT

WAHIDIYAH BERI KONTRIBUSI POSITIF UNTUK MASYARAKAT

Ibu Kota
  Serasa Rosulullah SAW hadir di hadapannya. Hal ini tampak dari ekspresi jamaah Wahidiyah yang begitu khusyuk membaca shalawat kepada Nabi akhir zaman. Tatkala kalimat Yaa Sayyidii Yaa Rasulallah dibaca berulang-ulang, merekapun menitikkan air mata.   POSKOTA.CO – Demikian sekilas ilustrasi prosesi Mujahadah Nisfussanah yang diselenggarakan Yayasan Perjuangan Wahidiyah (YPW) Provinsi DKI Jakarta, berlangsung di Arcici Sport Centre, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (10/11/2016) malam lalu. Kegiatan bertajuk Memperingati Hari Pahlawan dan Munajat Bersama untuk Persatuan Bangsa itu, dihadiri lebih dari lima ribu peserta beragam usia dari seluruh wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Kapolsek Cempaka Putih Kompol Iwan Gunadi SH, yang ikut mengamankan...
BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_282" align="alignleft" width="300"] Dalam Pilkada Jatim sebenarnya yang menang adalah pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja, bukan KarSa. (DOK)[/caption] POSKOTA.CO – Terungkap. Mantan Ketua MK Akil Mochtar mengaku, pemenang dalam Pilkada Jatim sebenarnya adalah pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja, bukan KarSa. Putusan terhadap kemenangan Khofifah-Herman itu sudah diputuskan 7 hari sebelum amar putusan dibacakan MK pada 7 Oktober 2013. "Jadi keputusan MK itu sebenarnya sudah ada 7 hari sebelum amar putusan. Dan, itu Pak Akil menegaskan bahwa Bu Khofifah dan Pak Herman yang menang. Tapi ini tiba-tiba putusannya incumbent yang menang," kata kuasa hukum Akil, Otto Hasibuan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (28/1/2014). Otto mengatakan, pada 2 Oktober 2013 Akil ditangkap KPK karena kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah 2013. Padahal, amar putusan PHPU Jatim belum dibacakan, sementara dia adalah Ketua Panel PHPU tersebut. "Pak Akil Ketua Panel, putusan 7 hari sebelum dibacakan sudah ada, tapi pasca ditangkap Pak Akil itu tiba-tiba pihak sana (KarSa) yang menang. Ini ada apa?" kata Otto. Sebelum ditangkap Akil, kata Otto pernah mengirim surat ke MK. Isinya meminta klarifikasi kepada para hakim konstitusi lain, kenapa putusan itu tiba-tiba berubah. "Jadi tadi Pak Akil minta kepada saya untuk menyurati MK, mengklarifikasi masalah tersebut," ucap dia. Dalam amar putusannya, MK memerkuat keputusan KPUD Jatim yang menetapkan pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih untuk Provinsi Jatim periode 2013-2018. Akil Mochtar oleh KPK ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah 2013 dan Pilkada Kabupaten Lebak, Banten 2013 di MK. KPK juga menyematkan status tersangka pada bekas politisi Partai Golkar itu dalam kasus dugaan pencucian uang yang diduga berasal dari uang suap. Kejaksaan Agung menyatakan telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) tindak pidana narkoba atas tersangka M. Akil Mochtar dari penyidik Badan Narkotika Nasional. Surat tersebut dibuat oleh penyidik BNN pada 20 November 2013 dan diterima oleh Kejaksaan Agung pada 22 November 2013. (djoko)