BELANJA – Poskota.co

Tag: BELANJA

BERKAT TESTIMONI SUPERNET ORGANIC PLUS

BERKAT TESTIMONI SUPERNET ORGANIC PLUS

Pencerahan
POSKOTA.CO - Berbisnis tentu menjadi harapan semua orang untuk melangsungkan perekonomian keluarganya maupun untuk memajukan perusahaan yang dimilikinya. Tetapi berbisnis yang dapat memunculkan manfaat tidaklah bisa dilakukan semua para pebisnis. Salah satu bisnis yang dapat bernilai manfaat bagi para klien di antaranya bisnis di bidang kesehatan, karena bagaimanapun kesehatan adalah harga termahal bagi setiap insan. Hal ini disadari oleh Presiden Suara Independen Rakyat Indonesia (SIRI) Tjandra Setiadji. Ia menceritakan, pada Juni lalu mendapatkan undangan dari sebuah perusahaan yang bergerak di bidang suplemen makanan yakni PT Supernet. Menurutnya, suplemen yang diproduksi Supernet tersebut sangat dia rasakan manfaatnya. "Pada bulan Juni lalu saya hadir ke acaranya, karena y...
ALAT UKUR KESEHATAN BIROKRASI

ALAT UKUR KESEHATAN BIROKRASI

Pencerahan
POSKOTA.CO - Birokrasi dapat dianalogikan sebagai tubuh manusia, untk dapat melakukan aktifitasnya diperlukan kesehatan. Untk mengetahui tingkat kesehatanya diperlukan standar-2 kesehatan sebagai parameternya. Yang diukur secara umum yg lazim dilakukan untk mengetahui kondisi kesehatan tubuh manusia secara cepat antara lain dari: tekanan darah, nadi, detak jantung, suhu badan, gula darah, kadar oksigen dlm tubuh dsb. Demikian halnya dalam birokrasi yg bekerja memberikan pelayanan kepada publik dalam suatu sistem. Tatkala ingin mengetahui tingkat kesehatan sistem-2 dalam birokrasi dapat dilihat dng mengetahuinya dr sistem fungsionalnya yg dapat dikatekorikan pada fungsi-2 utamanya, fungsi pendukung, dan fungsi2 non struktural. Dari fungsi2-nya tersebut dapat dilihat pada core f...
SUPLEMEN KALSIUM BERISIKO BAGI JANTUNG

SUPLEMEN KALSIUM BERISIKO BAGI JANTUNG

Pencerahan
HARIANTERBIT.CO - Kalsium penting untuk kesehatan tulang, dan kita sering mendapatkannya dari produk makanan seperti susu atau keju. Bagi mereka yang kekurangan kalsium, bisa berisiko terkena pengeroposan tulang atau osteoporosis. Untuk mengatasi hal tersebut, disarankan agar perbanyak mengonsumsi produk susu atau suplemen kalsium. Namun harap hati-hati jangan berlebihan, karena analisis studi terbaru menemukan overdosis suplemen kalsium malah dapat merusak jantung. Dalam sebuah laporan yang dipublikasi di Journal of the American Heart Association menerangkan, analisis 10 tahun dari 2.700 pasien menunjukkan ada kaitan antara konsumsi suplemen kalsium dengan aterosklerosis (penumpukan plak di arteri). Salah seorang peneliti dari Johns Hopkins University School of Medicine dr Erin M...
BREAKING NEWS :
POSKOTA.CO - Permohonan Guru Besar IPB Prof Dr Euis Sunarti dan akademisi ke Mahkamah Konstitusi (MK) sejalan dengan isi Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Bahkan, dalam RUU tersebut hukuman perzinaan akan diperberat dari sembilan bulan penjara menjadi terancam lima tahun penjara. Pemerintah menanggapi permohonan akademisi terkait permintaan kriminalisasi lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) dan kumpul kebo, di mana materi itu juga masih dibahas di dalam DPR. Sebagai contoh, dalam Pasal 484 Ayat (1) Huruf e RUU KUHP berbunyi, "Laki-laki dan perempuan yang masing-masing tidak terikat dalam perkawinan yang sah melakukan persetubuhan dipidana lima tahun penjara". Pandangan pemerintah dalam hal ini disampaikan oleh Direktur Litigasi Peraturan Perundang-undangan Kemenkumham Yunan Hilmy dalam sidang lanjutan uji materi KUHP di ruang sidang MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (19/7). Yunan menyebut, pembahasan RUU ini terkesan lambat karena ada beberapa kendala. "Lamanya penyusunan RUU KUHP dipengaruhi banyaknya dinamika di antaranya masalah budaya, agama serta hal-hal lain yang dalam implementasinya harus dapat diukur secara jelas," kata Yunan. Sebab, dalam merumuskan ketentuan pidana berbeda dengan merumus ketentuan lain. Yunan mengatakan, untuk mengukur suatu norma pidana harus dapat dibuktikan secara hukum sehingga untuk dapat memutus suatu norma pidana memerlukan waktu yang lama. Oleh karena itu, pemerintah mengatakan para pemohon dapat memberikan masukan hal ini kepada pemerintah atau DPR. "Dalam rangka turut serta mengatasi problematika pembahasan RUU KUHP, para pemohon dapat memberikan sumbangan pemikirannya terhadap materi RUU KUHP terutama masalah perzinaan, pemerkosaan dan homoseksual. Materi RUU KUHP itu masih dibahas di DPR, dan akhir Agustus mendatang akan kembali dirapatkan usai masa reses DPR. Hukum Penjara Sebelumnya, Guru Besar IPB Prof Dr Euis Sunarti dan para akademisi lain meminta homoseks dan pelaku kumpul kebo dihukum penjara. Mereka meminta Mahkamah Konstitusi menafsir ulang Pasal 292. Selain Euis, ikut pula menggugat para akademisi lainnya yaitu Rita Hendrawaty Soebagio SpPsi, MSi, Dr Dinar Dewi Kania, Dr Sitaresmi Sulistyawati Soekanto, Nurul Hidayati Kusumahastuti Ubaya SS, MA, Dr Sabriaty Aziz. Ada juga Fithra Faisal Hastiadi SE, MA, MSc, PhD, Dr Tiar Anwar Bachtiar SS, MHum, Sri Vira Chandra D SS, MA, Qurrata Ayuni SH, Akmal ST, MPdI dan Dhona El Furqon SHI, MH. (*)