UNDIAN LIGA CHAMPIONS EROPA 2016/2017, MUENCHEN HADAPI UJIAN BERAT ATLETICO – Poskota.co

UNDIAN LIGA CHAMPIONS EROPA 2016/2017, MUENCHEN HADAPI UJIAN BERAT ATLETICO

POSKOTA.CO – Undian babak utama Liga Champions 2016/2017 yang berisikan 32 klub kontestan dari Eropa telah digelar di Monako, Kamis (25/8) malam WIB. Undian menentukan pembagian kelompok dari Grup A hingga H yang berisikan masing-masing empat klub.

Proses pengundian fase grup Liga Champions dilakukan di Grimaldi Forum, Monako, Kamis (25/8) malam WIB. Direktur Kompetisi UEFA, Giorgio Marchetti, memandu jalannya pengundian dengan dibantu Ian Rush, Clarence Seedorf, Thierry Henry, Ruud van Nistelrooy dan Roberto Carlos.

Dari hasil undian, yang paling menarik perhatian adalah masuknya Barcelona dan Manchester City di grup yang sama, yaitu Grup C. Pertemuan kedua tim akan makin seru karena faktor Josep Guardiola, yang meraih sukses besar di Barca dan kini menangani City. Dua tim lain di Grup C adalah Borussia Moenchengladbach dan Celtic.

Grup A juga menjanjikan duel-duel sengit, terutama antara Paris Sanit-Germanin (PSG) dan ‘The Gunners’ Arsenal. Dua tim tersebut akan jadi favorit untuk lolos dari grup ini dan lebih diunggulkan daripada Basel dan Ludogorets Razgrad.

Dari Grup D, Bayern Muenchen akan menghadapi ujian berat dari Atletico Madrid. Pada musim lalu, Die Roten disingkirkan Los Colchoneros di semifinal. Dua tim lain yang mengisi Grup D adalah PSV Eindhoven dan Rostov.

Sementara itu, juara bertahan Real Madrid masuk Grup F. Los Blancos satu grup dengan Borussia Dortmund, Sporting Lisbon dan Legia Warsawa.

Hasil undian fase grup Liga Champions:
Grup A
Paris Saint-Germain
Arsenal
Basel
Ludogorets Razgrad

Grup B
Benfica
Napoli
Dynamo Kiev
Besiktas

Grup C
Barcelona
Manchester City
Borussia Moenchengladbach
Glasgow Celtic

Grup D
Bayern Muenchen
Atletico Madrid
PSV Eindhoven
Rostov

Grup E
CSKA Moskow
Bayer Leverkusen
Tottenham Hotspur
AS Monaco

Grup F
Real Madrid
Borussia Dortmund
Sporting Lisbon
Legia Warsawa

Grup G
Leicester City
Porto
Club Brugge
Kopenhagen

Grup H
Juventus
Sevilla
Olympique Lyon
Dinamo Zagreb. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
POSKOTA.CO - BRI Cabang Kabupaten Majene mangkir dari panggilan Ombudsman Provinsi Sulawesi Barat untuk melakukan klarifikasi terkait raibnya tabungan warga Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar di Bank BRI Cabang Majene. "Kami sudah melakukan panggilan kepada Kepala Bank BRI Majene untuk melakukan klarifikasi atas raibnya tabungan warga di BRI Majene, namun Bank BRI Majene mangkir dari panggilan," kata Asisten Bidang Pencegahan Ombudsman Perwakilan Provinsi Sulbar, Muhammad Sukriadi Azis S,Ip di Mamuju, Jumat. Ia mengatakan, Ombudsman kembali memanggil Kepala BRI Cabang Majene sampai pada panggilan ketiga dan bila belum diindahkan panggilan yang ketiga maka akan dilakukan pemanggilan paksa dengan melibatkan aparat kepolisian. "Kami akan lakukan panggilan sesuai dengan kewenangan Ombudsman Sulbar kami harap BRI Majene bersedia menerima panggilan Ombudsman Sulbar," katanya. Menurut dia, Ombudsman Sulbar telah menerima laporan nasabah BRI Majene yang tabungannya raib di BRI Majene sebanyak Rp400 juta, raib, "Kami telah menerima laporan dari seorang warga Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman, atas nama Subli Sukardi, yang mengaku uang tabungannya raib senilai Rp400 juta, di Bank BRI Cabang Majene, sehingga kita panggil BRI Majene melakukan klarifikasi," katanya. Ia mengatakan, warga itu menyampaikan jika uangnya raib diduga karena telah terjadi penggelapan dana di Bank BRI Majene. "Pelapor mengaku bahwa diduga salah seorang oknum pegawai negeri sipil di lingkup Pemkab Majene, telah bersekongkol dengan staf Bank BRI Majene, mencairkan tabungannya sehingga tabungannya raib," katanya. Menurut dia, uang tabungan pelapor telah ditarik sebanyak tiga kali direkeningnya sehingga tabungannya itu raib sejak bulan Juli tahun 2013. Ia menyampaikan bahwa atas laporan tersebut maka pihak Ombudsman Sulbar menindaklanjutinya dengan memanggil Kepala BRI Majene dan melakukan pemeriksaan terhadap staf Bank BRI dan oknum PNS yang dimaksud, namun yang dipanggil ternyata mangkir.