MOU BERNAFSU HADIRKAN PEMAIN BERKARAKTER PEMIMPIN – Poskota.co

MOU BERNAFSU HADIRKAN PEMAIN BERKARAKTER PEMIMPIN

POSKOTA.CO – Manajer anyar Manchester United, Jose Mourinho, dikabarkan belum puas mendatangkan skuat baru, meski telah berhasil memboyong kembali pemain berpaspor Perancis, Paul Pogba, dari Juventus dengan label pemain termahal sedunia.

Ternyata Mourinho masih bernafsu ingin menghadirkan seorang pemain bek tengah berkarakter pemimpin seperti Nemanja Vidic untuk menyempurnakan tim besutannya menghadapi persaingan Premier League Inggris musim ini. Namun nampaknya hasrat Mou tersebut terbentur masalah finansial, sebagaimana dikutip dari ESPN FC.

Untuk mewujudkan keinginnya, pihak manajemen klub meminta Mourinho menjual paling sedikit sepuluh pemain United, demi menyeimbangkan keuangan klub pascamembeli Pogba dengan harga selangit.

Dikabarkan sejauh ini United sudah mengadakan pembicaraan informal dengan klub Kota Turin, Juventus, untuk mendapatkan Leonardo Bonucci, dan dengan Real Madrid untuk mendatangkan Raphael Varane.

Namun Varane sudah menolak pinangan MU, sedangkan Bonucci menjadi lebih enggan meninggalkan Juventus setelah gagal dibeli tim sekota The Red Devils, Manchester City.

Mou dipaksa menjual sekitar 10 pemain untuk memangkas skuatnya, sehingga Juan Mata, Adnan Januzaj dan Bastian Schweinsteiger menjadi di antara pemain yang terancam dijual.

Manajer kebangsaan Portugal ini telah menghabiskan 145 juta poundsterling untuk membeli Paul Pogba, Eric Bailly, Zlatan Ibrahimovic dan Henrikh Mkhitaryan, namun hanya dua pemain United yang sejauh ini sudah dijual yakni, Paddy McNair dan Donald Love, yang keduanya dibeli Sunderland dengan total nilai transfer 5,5 juta poundsterling. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_2327" align="alignleft" width="300"] Ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO - Komisi Pemberantasan Korupsi menerima sembilan laporan penerimaan gratifikasi berupa pemutar musik elektronik Ipod Shuffle yang diterima saat resepsi pernikahan anak Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi. "Sudah ada sembilan orang yang melaporkan Ipod kepada KPK," kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Jumat (21/3). Sembilan orang yang melaporkan penerimaan itu adalah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta Ratiyono, satu orang hakim Pengadilan Tinggi, Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Made Rawa Aryawan, dua orang hakim Mahkamah Agung, satu orang pejabat Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, satu pejabat Komisi Yudisial dan dua orang pejabat dari Ombudsman. "Laporan ini akan kita analisa dan klarifikasi," kata Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono. Sebelumnya, Ketua Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) cabang Mahkamah Agung Gayus Lumbuun saat datang ke KPK bersama empat hakim agung lain pada Kamis (19/3) mengatakan bahwa para hakim akan melaporkan pemberian tersebut ke KPK. "Kami akan mempersiapkan surat laporan dari IKAHI cabang MA karena penerima iPod sebagian besar adalah hakim-hakim di MA, hakim agung dan hakim-hakim yang ditugaskan di lingkungan MA," kata Gayus, Kamis (19/3). Gayus juga menyerahkan contoh iPod yang akan dinilai KPK. "Menurut hitungan kami, data yang kami miliki (harganya) di bawah Rp500 ribu, jadi kami berpandangan ini bukan gratifikasi yang dilarang, tapi kami menyerahkan pada KPK untuk menilai, oleh karena itu yang kami urus adalah hakim-hakim yang menerima," ujar Gayus.