MESKI GAGAL LOLOS KE SEMIFINAL, GARUDA MUDA BERSYUKUR ATAS KEMENANGAN PERDANA – Poskota.co

MESKI GAGAL LOLOS KE SEMIFINAL, GARUDA MUDA BERSYUKUR ATAS KEMENANGAN PERDANA

POSKOTA.CO – Setelah menelan tiga kekalahan beruntun, Timnas Indonesia U-19 akhirnya meraih kemenangan perdana di Piala AFF U-19 2016. Garuda Muda menundukkan Laos U-19 3-1, Minggu (18/9).

Tiga gol masing-masing dari Pandi Lestaluhu, Saddhil Ramdani, dan Rafli memastikan kemenangan Indonesia atas Laos di Hanoi, Vietnam. Sementara Laos mencetak satu gol lewat Vanna Bounlovongsa.

Timnas U-19 unggul 2-1 di paruh pertama pertandingan. Pandi Lestaluhu membawa Tim Merah-Putih memimpin lebih dulu ketika laga memasuki menit 21 lewat tendangan kaki kanannya.

Namun, Laos menyamakan kedudukan pada menit 25, Vanna Bounlovongsa membobol gawang Indonesia yang dikawal Awan Setho Raharjo lewat sundulan. Gol tersebut diawali oleh sebuah sepak pojok.

Tim besutan Eduard Tjong kembali unggul setelah Saddil Ramdani menyelesaikan umpan panjang dari tengah untuk menceploskan bola ke gawang Laos, sebelum babak pertama berakhir.

Unggul 2-1, pasukan Garuda Muda meningkatkan tekanan di babak kedua. Namun, sejumlah peluang yang mereka miliki urung berbuah menjadi gol. Indonesia baru bisa mencetak gol ketika pertandingan memasuki menit 84.

Adalah Muhammad Rafli yang menjadi pencetak golnya. Gol tersebut diawali sebuah through-pass yang kemudian dilanjutkannya dengan mengecoh kiper lawan dan melepaskan sepakan ke gawang yang tak terkawal.

Meski sudah dipastikan gagal melangkah ke semifinal, kemenangan atas Laos tetap disyukuri para punggawa Garuda Muda.

“Alhamdulillah meraih kemenangan perdana. Pertandingan yang ketat dan Laos cukup menyulitkan. Kami bersyukur atas hasil ini. Selanjutnya lawan Kamboja kami tetap mengincar kemenangan,” ujar Bagas Adi Nugroho, kapten tim.

Rafli yang mencetak gol ketiga Indonesia juga mengaku bersyukur. Namun, Rafli tidak ingin terbuai kemenangan perdana terlalu lama dan fokus ke pertandingan terakhir Grup B melawan Kamboja, Selasa (20/9).

“Bersyukur kami bisa menang, dan saya mencetak gol. Kemenangan ini saya persembahkan untuk keluarga dan seluruh pendukung Timnas U-19,” ucap Muhammad Rafli.

“Optimistis, besok laga lawan Kamboja kami kembali menang. Laga terakhir harus habis-habisan. Jadi saat pulang ke Indonesia, kami meraih dua kemenangan. Kamboja tim yang bagus,” tambah Rafli.

Indonesia kini berada di posisi keempat klasemen sementara Grup B dengan torehan tiga poin. Thailand yang memastikan lolos ke semifinal berada di puncak dengan 12 poin, disusul Australia dengan sembilan poin. (*)

==========

Timnas Indonesia U-19 meraih kemenangan perdana di Piala AFF U-19 2016 dengan mengalahkan Laos 3-1 di Hanoi, Vietnam, Minggu (18/9). (Dok PSSI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_282" align="alignleft" width="300"] Dalam Pilkada Jatim sebenarnya yang menang adalah pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja, bukan KarSa. (DOK)[/caption] POSKOTA.CO – Terungkap. Mantan Ketua MK Akil Mochtar mengaku, pemenang dalam Pilkada Jatim sebenarnya adalah pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja, bukan KarSa. Putusan terhadap kemenangan Khofifah-Herman itu sudah diputuskan 7 hari sebelum amar putusan dibacakan MK pada 7 Oktober 2013. "Jadi keputusan MK itu sebenarnya sudah ada 7 hari sebelum amar putusan. Dan, itu Pak Akil menegaskan bahwa Bu Khofifah dan Pak Herman yang menang. Tapi ini tiba-tiba putusannya incumbent yang menang," kata kuasa hukum Akil, Otto Hasibuan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (28/1/2014). Otto mengatakan, pada 2 Oktober 2013 Akil ditangkap KPK karena kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah 2013. Padahal, amar putusan PHPU Jatim belum dibacakan, sementara dia adalah Ketua Panel PHPU tersebut. "Pak Akil Ketua Panel, putusan 7 hari sebelum dibacakan sudah ada, tapi pasca ditangkap Pak Akil itu tiba-tiba pihak sana (KarSa) yang menang. Ini ada apa?" kata Otto. Sebelum ditangkap Akil, kata Otto pernah mengirim surat ke MK. Isinya meminta klarifikasi kepada para hakim konstitusi lain, kenapa putusan itu tiba-tiba berubah. "Jadi tadi Pak Akil minta kepada saya untuk menyurati MK, mengklarifikasi masalah tersebut," ucap dia. Dalam amar putusannya, MK memerkuat keputusan KPUD Jatim yang menetapkan pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih untuk Provinsi Jatim periode 2013-2018. Akil Mochtar oleh KPK ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah 2013 dan Pilkada Kabupaten Lebak, Banten 2013 di MK. KPK juga menyematkan status tersangka pada bekas politisi Partai Golkar itu dalam kasus dugaan pencucian uang yang diduga berasal dari uang suap. Kejaksaan Agung menyatakan telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) tindak pidana narkoba atas tersangka M. Akil Mochtar dari penyidik Badan Narkotika Nasional. Surat tersebut dibuat oleh penyidik BNN pada 20 November 2013 dan diterima oleh Kejaksaan Agung pada 22 November 2013. (djoko)