MENANG DRAMATIS, BARCA JADI PEMUNCAK KLASEMEN – Poskota.co

MENANG DRAMATIS, BARCA JADI PEMUNCAK KLASEMEN

POSKOTA.CO – Barcelona meraih kemenangan dramatis 3-2 usai menaklukkan Valencia di markasnya pada lanjutan La Liga pekan kesembilan di Stadion Mestalla, Sabtu (22/10). Barca menang berkat gol penalti yang dilesakkan Lionel Messi saat injury time babak kedua.

Tambahan tiga poin membuat Lionel Messi dkk menjadi pemuncak klasemen sementara La Liga dengan torehan 19 poin, unggul satu angka dari Atletico Madrid yang baru akan melakoni pertandingan pada Minggu (23/10). Sementara Valencia tetap di posisi ke-15 dengan nilai sembilan.

Blaugrana unggul 1-0 di babak pertama berkat gol Messi pada menit 22. Bintang asal Argentina itu berhasil meneruskan umpan Ivan Rakitic untuk menggetarkan gawang Valencia yang dikawal Diego Alves.

Lionel Messi merayakan gol ke gawang Valencia bersama rekan-rekannya. Messi menyumbang dua gol usai menang 3-2 atas tuan rumah. (Reuters)
Lionel Messi merayakan gol ke gawang Valencia bersama rekan-rekannya. Messi menyumbang dua gol usai menang 3-2 atas tuan rumah. (Reuters)

Valencia yang tidak mampu berbuat banyak di babak pertama, mulai berhasil mengimbangi permainan Barca di babak kedua. Bahkan tim asuhan Cesare Prandelli itu mampu menyamakan kedudukan pada menit 52 lewat Munir el Haddadi.

Penyerang pinjaman dari Barcelona tersebut sukses meneruskan operan mendatar Dani Parejo dan melesakkannya dengan tendangan kaki kiri ke ke arah kiri bawah gawang Marc-Andre ter Stegen.

Empat menit kemudian, Valencia berbalik unggul melalui gol Rodrigo yang menyambut umpan pendek Nani dengan sepakan kaki kiri. Tendangan ke arah kiri gawang itu pun tak terjangkau Ter Stegen.

Laga semakin menarik setelah skuat asuhan Luis Enrique ini menyamakan kedudukan melalui penyerang asal Uruguay, Luis Suarez, pada menit 62. Suarez berhasil menyambar bola rebound hasil sundulan Rakitic yang sebelumnya diblok Alves.

Pertandingan sepertinya akan berakhir imbang hingga akhirnya bek Valencia Ayemen Abdennour menjatuhkan Suarez di dalam kotak penalti saat injury time babak kedua berjalan dua menit.

Messi yang berperan sebagai eksekutor penalti membawa klub Katalunya tersebut menang lewat gol yang dicetak pada menit 90+4. Alves gagal menggapai tendangan Messi ke arah kanan gawangnya. Skor 3-2 untuk Barcelona bertahan hingga laga usai. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
POSKOTA.CO - Fraksi Demokrat DPRD Maluku meminta KPU setempat menunjukan surat Fatwa Makamah Konstitusi yang menyatakan bahwa Keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang menetapkan inkrah. Dan itu tidak ada pengaruh terhadap hasil sengketa Perselisihan Hasil Pilkada Ulang (PHPU) Maluku putaran kedua pada 14 Desember 2013. "Kalau sudah tidak ada pengaruhnya maka perlu didorong secepatnya menerbitkan Surat Keputusan (SK) pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih," kata Wakil Ketua F-Demokrat DPRD Maluku, Melky Frans di Ambon, Rabu. KPU DIKALAHKAN Menurut dia, proses persidangan di MK itu mengadili hasil sengketa PHPU bukan sengketa administratif yang secara hukum, KPU Maluku sudah dikalahkan melalui putusan PTUN yang membatalkan SK KPU Maluku No.16/Kpts/KPU - PROV -028/IV/2013 tertanggal 24 April 2013. "Fraksi Demokrat DPRD Maluku juga mendorong KPU setempat segera diberhentikan, karena sudah purna bhakti. Sebab dengan menyerahkan surat usulan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih pada 3 Februari 2014 dan DPRD sudah menindaklanjuti ke Menteri Dalam Negeri, maka KPU harus meletakan jabatannya," kata Melky. RAPIM Ia menjelaskan, bahwa pada 5 Februari 2014 DPRD Maluku melakukan rapat pimpinan terbatas dan hasilnya empat fraksi secara lisan memberikan dukungan sedangkan dua fraksi belum memberikan dukungan, karena perlu meminta KPU setempat memberikan penjelasan hukum secara jelas, terkait keputusan lembaga peradilan PTUN inkrah. "Fraksi Demokrat tidak setuju terhadap surat usulan KPU Maluku untuk proses pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih, karena kita tidak mau proses pelantikan dipaksakan jalan dan beberapa waktu kemudian timbul persoalan baru, maka yang rugi adalah, kandidat, rakyat dan daerah," ucapnya. "Sekali lagi kami belum memberikan persetujuan karena perlu membutuhkan sebuah penjelasan hukum yang jelas dari KPU dan MA tentang Keputusan PTUN yang menetapkan inkrah mengalahkan KPUD atas pasangan cagub-cawagub Jecky-Adam," katanya. Ia menambahkan, ada enam fraksi di DPRD dalam membuat keputusan secara kolektif kolegial dan ketika ada empat fraksi yang menyatakan surat usulan KPU itu perlu ditindaklanjuti maka wajib disampaikan ke Mendagri sebab ini keputusan bersama DPRD. BELUM TERIMA Tetapi dalam prosesnya ada dua fraksi yang menyatakan belum menerima karena masih butuh penjelasan yang jelas dan jujur tentang Keputusan PTUN inkrah dan sudah ada surat perintah untuk eksekusi keputusan itu. "Mestinya sejak awal harus memberikan penjelasan kepada rakyat bahwa tidak ada permasalahan lagi, itu berarti kita semua mendorong SK diterbitkan untuk segera sidang paripurna pelantikan. Jangan menuding Fraksi Demokrat yang mengganjal, saya mau katakan tidak ada yang mengganjal Pak Said Assagaff-Zeth Sahuburua (Setia), karena kita butuh pemimpin yang definitif," kata Melky. antara