MARIO BALOTELLI DIMINTA TINGGALKAN MERSEYSIDE – Poskota.co

MARIO BALOTELLI DIMINTA TINGGALKAN MERSEYSIDE

Mario Balotelli
Mario Balotelli

POSKOTA.CO – Sosok Mario Barwuah Balotelli tampaknya sudah benar-benar tidak dibutuhkan lagi oleh Liverpool. Setelah diminta pergi oleh Juergen Klopp secara terang-terangan, giliran mantan bintang The Reds, Steven Nicol, yang menyuarakan hal serupa.

Eks pemain yang dulu masuk dalam skuat The Reds pada era kejayaan 1980-an ini mengatakan, bila perlu, pemain kelahiran Palermo yang genap berusia 26 tahun pada 12 Agustus mendatang sebaiknya mengambil tawaran dari Liga Tiongkok. Menurut Nicol, yang terpenting Balotelli bisa pergi sembari mendapatkan tim paling cocok.

“Balo sudah saatnya pergi, karena dia tidak menunjukkan lagi hasrat untuk jadi pemain berguna untuk tim. Lihatlah, untuk membuat gol pun sepertinya dia sudah malas. Jadi saya pikir Balo bisa mencoba tantangan baru di Tiongkok,” kata Nicol dikutip dari ESPN, Jumat (22/7).

Pria 52 tahun ini menegaskan, andai terus bertahan di Merseyside, markas Liverpool, Balotelli hanya akan merugikan dirinya sendiri. Kepergiannya ke klub lain pun, menurut Nicol, harus dilakukan segera. Meksipun tak ada yang berminat kepada jasa Balotelli di Eropa, namun Nicol yakin pemain Italia itu akan diterima di Negeri Tirai Bambu. “Dia sudah membuang kepercayaan di Liverpool. Jadi sebaiknya dia pergi dan semua orang bahagia,” kata Nicol. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)