IBRA LANGGANAN CETAK GOL DI LAGA DEBUT, MOURINHO JAGA REKOR POSITIF – Poskota.co
Saturday, September 23

IBRA LANGGANAN CETAK GOL DI LAGA DEBUT, MOURINHO JAGA REKOR POSITIF

POSKOTA.CO – Striker anyar Manchester United, Zlatan Ibrahimovic, menandai debutnya di Premier League dengan mencetak gol ke gawang Bournemouth. Rupanya Ibra memang langganan membuat gol di laga debut.

United mengawali Premier League 2016-2017 dengan nilai penuh setelah menundukkan Bournemouth 3-1 di Vitality Stadium, Minggu (14/8) malam WIB. Meski menang, skuat asuhan Jose Mourinho ini baru bisa memecah kebuntuannya di menit 40 berkat gol Juan Mata.

Setelah turun minum, United menambah dua gol lagi lewat kapten Wayne Rooney di menit 59 dan Ibra lima menit kemudian. Satu-satunya gol balasan Bournemouth dibuat Adam Smith di menit 69.

Statistik Opta mencatat bahwa, pemain Swedia ini sudah mencetak gol di laga-laga debutnya di lima kompetisi papan atas Eropa, yakni Serie A, La Liga, Ligue 1 dan Liga Champions serta terakhir di Premier League. Tak ada pemain yang mampu melakukan seperti yang ditorehkan Ibrahimovic.

“Tim tampil bagus. Tadi adalah sebuah laga yang sulit. Di babak pertama, kami belum 100 persen tapi kami memiliki ruang lebih besar di babak kedua dan bisa memainkan permainan kami,” ungkap striker The Red Devils ini kepada Sky Sports.

“Penting untuk memulai dengan baik. Tidak mudah [berada di liga yang baru]. Segalanya baru untukku, rekan setim, klub, lingkungannya. Aku cuma memainkan permainanku saja. Aku mencoba melakukan pekerjaanku dan membantu tim. Target pertama adalah menang, tapi juga bagus kalau aku mencetak gol,” ungkap pemain yang dibeli dari Paris Saint-Germain (PSG) ini.

Setelah meninggalkan Ajax, Ibra hijrah ke Italia dengan bermain di Juventus dan Inter Milan selama lima tahun. Setelahnya, pesepak bola berusia 34 tahun ini ke Spanyol untuk membela Barcelona selama dua musim sebelum kembali ke Italia dengan bergabung AC Milan.

Ibra lantas menjajal Perancis dengan menghabiskan empat musim di PSG, sebelum menerima pinangan MU untuk bermain di Inggris. Sedangkan di Liga Champions, Ibra mengawali debutnya bersama Ajax pada 2002.

Rekor Mourinho
Sementara itu Manajer Manchester United Jose Mourinho mengawali eranya bersama Wayne Rooney dkk dengan mengalahkan Bournemouth 3-1. Kemenangan itu menjaga rekor bagus Mourinho di laga pembuka Premier League.

Kemenangan tersebut menjaga catatan positif Mourinho di pertandingan pembuka Premier League. Dilansir dari Opta, manajer asal Portugal itu tak terkalahkan dalam delapan laga di pekan perdana di sepanjang kariernya di liga negeri Ratu Elizabeth ini dengan tujuh kemenangan dan satu hasil imbang.

Raihan tiga poin ini pun disambut gembira oleh Mourinho. Dia senang United mampu mengontrol laga hingga akhirnya mengamankan poin penuh. “Saya sangat senang. Bournemouth selalu memulai dengan intensitas, tapi kami menjaga kontrol kami. Kami tidak terkejut, dan kemudian kami mulai bermain,” ujar Mourinho kepada BBC Sport.

“Di babak kedua kami sedikit lebih percaya diri. Tapi Anda membuat kesalahan di Premier League dan Anda dihukum (dengan kebobolan),” tutur Mou.

“Bukannya mengejar hasil yang lebih besar, Anda harus mencoba untuk mengendalikan permainan. Kami melakukannya dan selalu memegang kendali. Saya senang dengan tim,” pungkas manajer yang pernah menangani Inter Milan dan Chelsea ini. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_1031" align="alignleft" width="300"] Hakim sang wakil Tuhan di dunia[/caption]POSKOTA.CO - Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Fadli Zon mengharapkan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) jangan ada yang berasal dari partai politik. "Hakim MK haruslah merupakan orang yang benar-benar kompeten dalam bidang hukum tata negara dan bukanlah seseorang yang pernah bergabung dengan partai politik," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra dalam rilisnya, di Jakarta, Jumat. Menurut dia, bila hakim MK yang terpilih berasal dari partai politik dikhawatirkan hanya mementingkan kepentingan golongannya saja sehingga mengakibatkaan potensi penyelewengan menjadi sangat besar. "Independensi hakim MK sangat penting untuk menjaga kredibilitas MK sebagai lembaga hukum tertinggi. Perlu diperhatikan juga bahwa keputusan yang dibuat MK adalah bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Oleh karena itu Hakim MK sebagai pembuat keputusan haruslah orang yang benar-benar mempunyai integritas," paparnya. Kasus Akil Mochtar hendaknya menjadi pelajaran bagi MK untuk bisa menjaga kredibilitasnya. "Kredibilitas MK dalam penegakan hukum tengah disorot karena kasus Akil Mochtar. Oleh karena itu MK harus memastikan bahwa kasus seperti itu tidak terulang kembali. Jangan sampai rakyat hilang kepercayaan terhadap penegakan hukum," kata Fadli. Di tempat terpisah, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh berpendapat persoalan pemilihan anggota Hakim MK bukan pada asas legalitas tetapi adalah asas kepantasan, etika, dan moral.