CLAUDIO BRAVO RESMI BERSERAGAM MANCHESTER CITY – Poskota.co

CLAUDIO BRAVO RESMI BERSERAGAM MANCHESTER CITY

POSKOTA.CO – Teka-teki mengenai masa depan penjaga gawang Timnas Cile yang merumput di Barcelona, Claudio Bravo akhirnya telah mencapai babak akhir. Bravo resmi berseragam Manchester City setelah melalui masa negosiasi cukup alot.

Kepindahan Bravo kian menemui titik kepastian setelah Barca, mengumumkan kedatangan Jasper Cillessen. Cillessen merupakan sosok yang dipilih Blaugrana sebagai pengganti Bravo.

Bravo yang bernama lengkap Claudio Andres Bravo Munoz memang menjadi incaran Manajer The Citizens, Josep Guardiola. Namun terdapat negosiasi alot antara pihak Barcelona dengan Manchester City. Meski begitu, kedua klub telah sepakat untuk transfer Bravo dengan nilai yang diprediksi mencapai 18 juta poundsterling atau sekitar Rp315 miliar.

Kehadiran Bravo ini disambut gembira Guardiola. Mantan manajer Barcelona dan Bayern Muenchen ini menilai, Bravo merupakan sosok tepat untuk jadi tembok terakhir pertahanan timnya. “Saya senang dia menjadi bagian dari tim ini,” kata Guardiola.

Bravo pun tak kalah antusias. Dia mengaku selalu mengikuti perkembangan Man City dari tahun ke tahun. “Saya akan menantang kiper hebat lain di tim ini. Saya berharap bisa memenangi banyak trofi,” ujar kapten tim nasional Cile itu.

Kiper berusia 33 tahun itu juga akan mendapat gaji Rp1,7 miliar per pekan selama empat tahun mendatang. Angka tersebut nyaris dua kali lipat dari gajinya selama di Camp Nou. Tak perlu menunggu lama, Bravo diproyeksikan akan menjalani debut dengan Manchester City pada Minggu 28 Agustus 2016 saat timnya melawan West Ham United di pekan ketiga Premier League.

Bravo juga akan segera didaftarkan oleh pihak Manchester City dalam skuat yang akan dimainkan pada gelaran Liga Champions 2016-2017.

Pergantian penjaga gawang di Manchester City dan Barcelona memang penuh dengan drama. Pelatih Manchester City, Pep Guardiola tidak suka dengan sosok penjaga gawang saat ini Joe Hart, karena tidak memenuhi kriterianya, yang mampu mendistribusikan bola dengan baik dan mampu ikut terlibat permainan.

Sementara itu Bravo juga belum mendapatkan posisi aman di bawah mistar gawang Barcelona, meski sudah dua tahun bermain bersama klub Catalan tersebut dan banyak meraih trofi.

Kehadiran Bravo sudah pasti akan membuat posisi Joe Hart kian terpojok. Kiper timnas Inggris itu memang santer diberitakan akan hengkang dari Stadion Etihad. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
POSKOTA.CO - Permohonan Guru Besar IPB Prof Dr Euis Sunarti dan akademisi ke Mahkamah Konstitusi (MK) sejalan dengan isi Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Bahkan, dalam RUU tersebut hukuman perzinaan akan diperberat dari sembilan bulan penjara menjadi terancam lima tahun penjara. Pemerintah menanggapi permohonan akademisi terkait permintaan kriminalisasi lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) dan kumpul kebo, di mana materi itu juga masih dibahas di dalam DPR. Sebagai contoh, dalam Pasal 484 Ayat (1) Huruf e RUU KUHP berbunyi, "Laki-laki dan perempuan yang masing-masing tidak terikat dalam perkawinan yang sah melakukan persetubuhan dipidana lima tahun penjara". Pandangan pemerintah dalam hal ini disampaikan oleh Direktur Litigasi Peraturan Perundang-undangan Kemenkumham Yunan Hilmy dalam sidang lanjutan uji materi KUHP di ruang sidang MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (19/7). Yunan menyebut, pembahasan RUU ini terkesan lambat karena ada beberapa kendala. "Lamanya penyusunan RUU KUHP dipengaruhi banyaknya dinamika di antaranya masalah budaya, agama serta hal-hal lain yang dalam implementasinya harus dapat diukur secara jelas," kata Yunan. Sebab, dalam merumuskan ketentuan pidana berbeda dengan merumus ketentuan lain. Yunan mengatakan, untuk mengukur suatu norma pidana harus dapat dibuktikan secara hukum sehingga untuk dapat memutus suatu norma pidana memerlukan waktu yang lama. Oleh karena itu, pemerintah mengatakan para pemohon dapat memberikan masukan hal ini kepada pemerintah atau DPR. "Dalam rangka turut serta mengatasi problematika pembahasan RUU KUHP, para pemohon dapat memberikan sumbangan pemikirannya terhadap materi RUU KUHP terutama masalah perzinaan, pemerkosaan dan homoseksual. Materi RUU KUHP itu masih dibahas di DPR, dan akhir Agustus mendatang akan kembali dirapatkan usai masa reses DPR. Hukum Penjara Sebelumnya, Guru Besar IPB Prof Dr Euis Sunarti dan para akademisi lain meminta homoseks dan pelaku kumpul kebo dihukum penjara. Mereka meminta Mahkamah Konstitusi menafsir ulang Pasal 292. Selain Euis, ikut pula menggugat para akademisi lainnya yaitu Rita Hendrawaty Soebagio SpPsi, MSi, Dr Dinar Dewi Kania, Dr Sitaresmi Sulistyawati Soekanto, Nurul Hidayati Kusumahastuti Ubaya SS, MA, Dr Sabriaty Aziz. Ada juga Fithra Faisal Hastiadi SE, MA, MSc, PhD, Dr Tiar Anwar Bachtiar SS, MHum, Sri Vira Chandra D SS, MA, Qurrata Ayuni SH, Akmal ST, MPdI dan Dhona El Furqon SHI, MH. (*)