REAL MADRID LOLOS KE SEMIFINAL LIGA CHAMPIONS – Poskota.co

REAL MADRID LOLOS KE SEMIFINAL LIGA CHAMPIONS

Penyerang andalan Real Madrid, Cristiano Ronaldo (tengah), mencetak hattrick ke gawang Bayer Muenchen di leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (19/4) dinihari WIB, dan memastikan El Real lolos ke semifinal.
Penyerang andalan Real Madrid, Cristiano Ronaldo (tengah), mencetak hattrick ke gawang Bayer Muenchen di leg kedua perempat final Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu (19/4) dinihari WIB, dan memastikan El Real lolos ke semifinal.

POSKOTA.CO – Klub ibu kota Spanyol, Real Madrid, memastikan diri lolos ke semifinal Liga Champions usai membungkam tamunya, Bayern Muenchen dengan skor 4-2 di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (19/4) dinihari WIB. Kemenangan El Real di leg kedua perempat final ini ditentukan lewat babak tambahan.

Duel kedua tim berlangsung sengit lantaran Muenchen sukses unggul 2-1 di waktu normal. Situasi ini memaksa laga dilanjutkan ke babak tambahan karena agregat kini sama kuat 3-3 dan gol tandang kedua tim juga sama.

Gol keunggulan FC Hollywood di waktu normal masing-masing tercipta lewat penalti Robert Lewandowski menit 52 dan gol bunuh diri Sergio Ramos. Sementara tuan rumah membalas satu gol melalui sundulan penyerang andalannya, Cristiano Ronaldo di menit 76.

Akan tetapi, Muenchen tidak lagi sanggup mengimbangi perlawanan El Real karena harus tampil dengan 10 pemain lantaran Arturo Vidal mendapat kartu merah, usai menerima kartu kuning kedua.

Los Blancos yang unggul pemain sukses mendominasi permainan dan menambah gol melalui Ronaldo dan Marco Asensio.

Menerima umpan panjang dari Ramos di kotak penalti, CR7 lebih dulu menahan bola dengan dada sebelum melepaskan tembakan keras kaki kirinya dengan gerakan memutar.

Ronaldo kembali membawa Los Merengues unggul 3-2 memanfaatkan umpan matang Marcelo di depan gawang. Gol Asensio di menit 112 menyudahi perlawanan Muenchen di Santiago Bernabeu. Madrid pun lolos ke semifinal dengan total agregat 6-3. (*)

Susunan pemain:
Real Madrid: Keylor Navas, Marcelo, Sergio Ramos, Nacho, Dani Carvajal, Toni Kroos (Mateo Kovacic 115′), Casemiro, Luka Modric, Cristiano Ronaldo, Karim Benzema (Marco Asensio 61′), Isco (Lucas Vazquez 71′).

Bayern Muenchen: Manuel Neuer, Philipp Lahm, Mats Hummels, Jerome Boateng, David Alaba, Xabi Alonso (Thomas Mueller 75′), Arjen Robben, Arturo Vidal, Thiago Alcantara, Franck Ribery (Douglas Costa 71′), Robert Lewandowski (Joshua Kimmich 88′).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_282" align="alignleft" width="300"] Dalam Pilkada Jatim sebenarnya yang menang adalah pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja, bukan KarSa. (DOK)[/caption] POSKOTA.CO – Terungkap. Mantan Ketua MK Akil Mochtar mengaku, pemenang dalam Pilkada Jatim sebenarnya adalah pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja, bukan KarSa. Putusan terhadap kemenangan Khofifah-Herman itu sudah diputuskan 7 hari sebelum amar putusan dibacakan MK pada 7 Oktober 2013. "Jadi keputusan MK itu sebenarnya sudah ada 7 hari sebelum amar putusan. Dan, itu Pak Akil menegaskan bahwa Bu Khofifah dan Pak Herman yang menang. Tapi ini tiba-tiba putusannya incumbent yang menang," kata kuasa hukum Akil, Otto Hasibuan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (28/1/2014). Otto mengatakan, pada 2 Oktober 2013 Akil ditangkap KPK karena kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah 2013. Padahal, amar putusan PHPU Jatim belum dibacakan, sementara dia adalah Ketua Panel PHPU tersebut. "Pak Akil Ketua Panel, putusan 7 hari sebelum dibacakan sudah ada, tapi pasca ditangkap Pak Akil itu tiba-tiba pihak sana (KarSa) yang menang. Ini ada apa?" kata Otto. Sebelum ditangkap Akil, kata Otto pernah mengirim surat ke MK. Isinya meminta klarifikasi kepada para hakim konstitusi lain, kenapa putusan itu tiba-tiba berubah. "Jadi tadi Pak Akil minta kepada saya untuk menyurati MK, mengklarifikasi masalah tersebut," ucap dia. Dalam amar putusannya, MK memerkuat keputusan KPUD Jatim yang menetapkan pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih untuk Provinsi Jatim periode 2013-2018. Akil Mochtar oleh KPK ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah 2013 dan Pilkada Kabupaten Lebak, Banten 2013 di MK. KPK juga menyematkan status tersangka pada bekas politisi Partai Golkar itu dalam kasus dugaan pencucian uang yang diduga berasal dari uang suap. Kejaksaan Agung menyatakan telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) tindak pidana narkoba atas tersangka M. Akil Mochtar dari penyidik Badan Narkotika Nasional. Surat tersebut dibuat oleh penyidik BNN pada 20 November 2013 dan diterima oleh Kejaksaan Agung pada 22 November 2013. (djoko)