oleh

Ini Contoh Pejabat yang Tidak Memberi Contoh

GURU kencing berdiri, murid kencing berdiri. Begitu kira-kira ungkapan yang pas buat para pejabat  di Maluku. Memeriahkan HUT Ke-75 Republik Indonesia, mereka berjoget ria,  tanpa masker dan berangkulan pula. Lokasinya pun di gedung DPRD.

Kalau saja peristiwa itu terjadi tidak pada saat pandemi Covid-19, tentulah hal biasa. Merayakan HUT RI dengan kegembiraan adalah hal yang lumrah. Tapi ini kan masih pandemi, hal utama yang selalu kita sepakati bersama adalah protokol kesehatan, pakai masker dan jaga jarak.

Yang lebih ironis lagi, rekaman video para pejabat Pemprov Maluku itu pun viral di media sosial dan ditonton rakyat banyak. Makanya kemudian banyak rakyat yang ‘ sakit hati’ atas peristiwa itu dan membalasnya dengan tidak lagi menjalani protokol kesehatan saat melakukan kegiatan,  saat berdagang misalnya.

“Jujur sakit hati beta lihat video itu, selama ini dong (mereka) suruh kita harus begini begitu sampai katong (kita) susah cari uang tapi dong sendiri bikin kaya begitu,” kata Halima sebagaimana ditulis kompas.com.

Entah bagaimana logika berpikir para pejabat Maluku tersebut. Mereka yang selalu gembar-gembor ke rakyat untuk selalu menjalani protokol kesehatan, jaga jarak dan pakai masker.  Tetapi Mereka juga yang pada melanggar. Dan di antara Mereka itu ada Sekda Maluku yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19.

Hal lain yang sepatutnya menjadi renungan, rakyat mereka sedang kesulitan ekonomi dampak pandemi, tapi mereka senang-senang,  joget-jogetan. Di mana empati kalian? (agus suzana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *