oleh

Soal Larangan Konser, Bupati Bogor: Rhoma Irama Ter-la-lu

POSKOTA. CO – Pelarangan konser yang dibintangi raja dangdut Rhoma Irama di wilayah Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, sudah dilayangkan.

Walau tidak memperoleh ijin dari pemerintah daerah setempat, namun fakta di lapangan, konser dangdut yang dimeriahkan Rhoma Irama dan beberapa artis ibu kota itu tetap digelar Minggu (28/6/2020).

Di beberapa media sosial dan pemberitaan di sejumlah media massa, jika pedangdut Rhoma Irama mengumumkan akan batal menjadi bintang tamu dalam acara yang diselenggarakan oleh Abah Surya Atmaja selaku Ketua Umum Keluarga Kasepuhan Banten Kidul (KKBK) Jawa Barat-Banten di acara khitanan putranya tersebut.

Rhoma yang naik panggung menyanyikan beberapa buah lagu andalannya.

Menyikapi hal ini, Bupati Bogor, Ade Yasin mengaku, jika kegiatan keramaian itu dirinya menganggap merupakan ‘terlalu’ karena meski telah dilarang, namun konser tersebut tetap dilaksanakan oleh penyelenggara acara.

“Sungguh Ter la lu !,”kata Bupati Ade singkatnya kepada wartawan, Minggu (28/6/2020).

Hadi Prihartono, Kasi Trantib Kecamatan Pamijahan pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor mengatakan, secara mekanisme Pol PP Kecamatan Pamijahan dan unsur pimpinan musyawarah Kecamatan Pamijahan tidak pernah memberikan ijin tentang adanya keramaian tersebut.

Menurutnya, gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor diwakili oleh Plt Kasatpol PP, Dace Sipriadi, Kepala Kesbangpol dan jajaran Satpol PP tingkat Kabupaten Bogor, serta jajaran Polres Bogor telah bersama-sama mengantarkan surat imbauan dari Bupati Bogor perihal pembatalan konser dan kegiatan hiburan lainnya yang mengundang kerumunan.

“Langkah terbaik adalah preventif dengan memberikan imbauan Bupati selaku Ketua Gugus Tugas,” kata Hadi.

Hadi mengatakan, sudah melaporkan kegiatan yang menimbulkan keramaian orang banyak di satu lokasi tersebut kepada pihak pemerintah Kecamatan Pamijahan dan Dinas Satpol PP Kabupaten Bogor.

“Saya sudah melaporkan kegiatan yang terjadi kepada kecamatan dan Dinas PP untuk selanjutnya disampaikan kepada Bupati. Adapun kebijakan lebih lanjut tergantung pimpinan. Kita sebagai pelaksana siap melaksanakan perintah,” tegasnya.

Kapolsek Cibungbulang, Kompol Ade Yusuf menjelaskan, bahwa pihak bersangkutan berpatokan ke maklumat Kapolri tentang pencabutan keramaian dan diperbolehkan menggelar kegiatan secara massal.

“Di panggung juga bukan Soneta yang tampil. Karena yang punya acara dengan Rhoma Irama sahabat lama. Meskipun begitu, kami tetap melakukan pengamanan kewajiban Standar Operasinal Procedur (SOP) di wilayah hukum Polsek Cibungbulang, Polres Bogor,” kata Kompol Ade kepada wartawan.

Informasi yang diperoleh, jika konser itu juga melibatkan beberapa artis ibu kota. Antara lain, Rita Sugiarto, dan Cablak yang membintangi Sinetron Komedi (Sitkom).

Cablak sempat mengunggah penampilannya saat berada di panggung dengan menyanyikan sebuah lagu bergenre dangdut berjudul Air Mata Perpisahan.

“Pamijahan bersama Rita Sugiarto, konser siang malam,” tuturnya seperti dalam video berdurasi sekitar 20 detik yang diunggahnya dalam status di instagram bernama @cablakofficial tersebut.

Sebelumnya, usai ramai dan viralnya video Rhoma Irama dengan Soneta Grup menginformasikan bahwa pihaknya beserta grupnya itu tidak akan jadi tampil dalam konser di acara khitanan putra dari Abah Surya Atmaja selaku Ketua Umum Keluarga Kasepuhan Banten Kidul (KKBK) Jawa Barat-Banten.

“Assalamu Alaikum Wr wb, dengan ini saya menyampaikan berita tentang penggagalan atau pengunduran penampilan soneta grup di tempat Bpk Surya Atmaja di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor Jawa Barat,” kata Rhoma dalam siaran videonya, Kamis (25/6/2020) lalu.

Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy sebelumnya juga memastikan, jika Rhoma Irama batal konser di Bogor. (ymd/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *