POLISI GEREBEK RUMAH MEWAH TEMPAT PENGOLAHAN BAHAN KIMIA ILEGAL

POSKOTA.CO – Sebuah rumah mewah yang dijadikan sebagai tempat pengelolaan bahan kimia menjadi berbagai produk rumah tangga, digerebek tim Krimsus Polrestro Depok, Jumat (15/11/2019) siang. Dari rumah yang berada di kawasan Harjamukti, Cimanggis, Depok itu, polisi mengamankan sejumlah bahan kimia berbahaya.

Penggerebekan dilakukan atas dasar laporan warga. Bau menyengat yang berasal dari rumah yang dikontrak AS (47) itu, kerap mengganggu penciuman warga.

“Atas laporan warga, kami melakukan penyelidikan. Ternyata benar bahwa di lokasi ini ada aktivitas pengolahan bahan kimia,” ujar AKP Firdaus Kanit Krimsus Polrestro Depok, Jumat (15/11/2019) siang.

Firdaus menegaskan, pihaknya telah memintai keterangan tujuh orang yang dianggap mengetahui soal dugaan pelanggaran dalam aktivitas pengolahan bahan kimia di rumah tersebut.

“Kami masih mendalami kasusnya. Sudah tujuh orang kami mintai keterangan, termasuk pemilik usaha,” lanjut Firdaus.

Terkait gangguan yang dialami warga, diakui Ahmad, pengurus lingkungan setempat. Menurutnya, warga kerap menyium bau menyengat. Warga sempat mendatangi rumah yang disewa AS tersebut untuk memastikan asal bau menyengat itu.

“Di dalamnya ada drum-drum dan bahan-bahan kimia di dalam botol. Yang parahnya, di rumah ini ada pengolahan bahan kimia,” ujar Ahmad.

Ahmad juga mengakui, sang pemilik usaha, AS, telah menempati rumah mewah tersebut sejak dua tahun lalu.

“Waktu awalnya, dia cuma minta izin ngontrak saja. Tapi beberapa bulan belakangan, kami mulai mencium bau menyengat dari rumah itu,” jelas Ahmad.

Di dalam rumah mewah yang dikontrak AS tersebut terdapat sejumlah bahan kimia dan juga produk-produk kebutuhan rumah tangga, seperti pewangi pakaian dan penghilang noda pakaian dalam kemasan yang siap dilempar ke pasaran.

Dengan adanya upaya penindakan dari aparat kepolisian, aktivitas pengolahan bahan kimia yang diduga ilegal itu pun kini berhenti. Beberapa sampel bahan kimia diamankan ke Mapolretro Depok untuk diperiksa lebih lanjut. Sang pemilik usaha, AS, turut diamankan untuk dimintai keterangan. (*/arya)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *