Jangan Sembarangan Ngomong Mau Bubarkan BNN

poskota.co – Wacana pembubaran BNN yang mengemuka disampaikan anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI- Perjuangan Masinton Pasaribu, yang mana mengancam membubarkan Badan Nasional Narkotika (BNN).Menurut dia, kerja BNN tak menunjukkan hasil.

Peredaran narkoba di Indonesia pun menjadi ancaman yang serius. “Saya minta BNN dievaluasi, bubarkan. Kami akan melakukan revisi terhadap undang-undang narkotika dilebur saja BNN, enggak perlu lagi, enggak ada progres,” tegasnya.

Hal ini pun mendapat kritikan tajam oleh Ketua Umum GPAN ( Generasi Peduli Anti Narkoba ) Brigjen Pol P Des. Siswandi, Wacana mau membubarkan BNN sangat tidak berlandasan Apapun. “Saya. Yakin. Itu Pendapat. Pribadi yang kurang Tepat, harusnya,ikut menguatkan Lembaga BNN.

Seperti BNN. Dipimpin oleh Setingkat Menteri. Seperti Menteri Urusan Narkotika Atau bahasa BNN diganti dengan “Badan Anti Narkotika Nasional,” katanya lewat pesan singkatnya kepada Rakyat bicara Senin (2/12/2019).
Kata Siswadi, apa yang perlu diperkuat Seperti jumlah personilnya, Peralatanya, Anggarannya dan Profesionalnya, ujarnya.

Kata Siswandi, bila BNN Dibubarkan maka Mafia narkoba internasional ya pesta Pora. Yang mana selama ini Yang. Berantas Narkoba selain Polri Ya BNN.Berton 2. Sabhu, Berjuta2. Pil. XTC yang telah diungkap BNN.

” Harusnya Komisi III DPR Fokus Menanyakan Kepada Jaksa Agung Selaku Eksekutor, kenapa NAPI yang di Vonis Mati Tidak Mati-mati, bahkan Hanya di Indonesia Hukuman Mati setelah 3 Kali Di Vonis Hukuman Mati Baru Dieksekusi, ketusnya.

Makanya kata Siswandi menegaskan, Napi Narkoba tidak Pernah Takut dengan kematian. Dijelaskannya, data Napi di Lapas Indonesia sebanyak 260.000. Orang Dari Jumlah tersebut 120.000 orang adalah Napi Narkoba Diantara 120.000. Orang tersebut 40 % nya adalah Penyalahguna dan Pecandu Narkoba.

“Jadi Jangan sembarangan Ngomong Wacana mau Bubarkan BNN, Narkoba Napi Hukuman Mati Kasus Narkoba Lebih 90. Orangg. Mau Diapakan di eksekusi Nunggu Grasi, atau. Nunggu Ajalnya Tiba, ujar Ketua Umum GPAN tegas. (Parulian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *