harmono 27/05/2016

kopiaPOSKOTA.CO – Dinamika gaya hidup hang out telah membuat kongkow-kongkow sambil minum kopi semakin trendy, terutama dikalangan anak-anak muda. Bahkan tidak hanya ngobrol sambil menyeruput kopi, tapi bagaimana cara menyeruput kopi itu sendiri adalah bagian dari gaya hidup.

Di negara-negara maju, jika tamu merasa senang dan nikmat disuguhi kopi, tamu tak hanya bertanya apa jenis kopinya, tapi ditanya mesin pembuat kopinya merek apa? Sebegitu detail dan berkembangnya gaya hidup bersama kopi.

Di Indonesia minum kopi di kedai sambil santai makin disukai, dan menariknya tak hanya terbatas dikalangan anak muda pria, tapi juga wanita belia. Berangkat dari situlah, anak-anak Bandung yang terkenal kaya ide dan kreatif akan menggelar apa yang dinamakan ‘Workshop Kopi Bersama KopiDewa’.

“Berawal dari cerita Restu Dewa -seorang barista- yang merasa prihatin dengan kondisi pengetahuan masyarakat umum tentang kopi yang sangat minim, maka kita bikin workshop ini,” kata Ima Rochmawati sebagai penyelenggara workshop tersebut.

Seperti diketahui, Indonesia memiliki sumber daya alam potensial penghasil kopi yang beragam dan disebut-sebut paling bagus di seluruh dunia. “Jadi sangat disayangkan jika informasi ini tertahan hanya dikalangan tertentu saja.

Padahal kopi Indonesia mempunyai sejarah yang panjang dan patut dilestarikan,” jelas Ima lagi, wanita yang juga senang mengapresiasi pertunjukan teater di kota Bandung ini.

Lebih lanjut Ima mengatakan, workshop ini cocok bagi orang-orang yang ingin belajar dan membuka pengetahuan tentang dunia kopi. Upaya ini menjadi sebuah salah satu langkah kecil untuk memelihara kekayaan alam yang sangat berharga di bumi Indonesia.

Lanjutnya, ketika negara maju bergerak sebagai toko kopi yang bergengsi akan menciptakan gaya hidup baru masyarakat dalam menikmati kopi.

Sementara masyarakat yang hidup di negeri penghasil kopi dengan kualitas nomor satu, menikmati kopinya dengan cara yang menyedihkan. “ Ini sangat ironi,” tutur Ima yang juga deklamator ini.

“Melalui workshop ini, kami ingin mengenalkan segala hal dari hulu ke hilir tentang kopi. Dari pengenalan pohon kopi, buah, biji, brewing hingga bagaimana cara menikmati kopi yang tepat.

Dengan begitu, diharapkan para peserta workshop menjadi bagian dari yang menyebarkan informasi dan mengembangan pengetahuan kopi yang berharga,” katanya mengakhiri pembicaraan dengan Pos Kota.Co.

Bincang-bincang santai ini akan mengupas perjalanan kopi, mulai dari kebun, panen, sangrai, sampai seduh yang akan dipandu orang-orang yang ahli dan pengalaman dibidang kopi. “Sangat seru, sayang kalau sampai tak bisa ikutan lantaran pesertanya sudah penuh,” jelas wanita manis ini.

Adapun waktu workshop tersebut hari Kamis, 2 Juni 2016, dimulai pukul 14.00 sampai 16.00 WIB. Berlangsung di Dreiwinkel Caffe, Jl. Banda No. 5 Bandung. Biaya partisipasi Rp 50.000 dan peserta dibatasi 15 orang. Peserta akan mendapat manual brew coffee, snack, merchandise, kuis. Juga ada iringan musik akustik dari Adew Habtsa. Seluruh materi oleh Restu KopiDewa dan Bilal Nusantara. (DJ)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*