Djoko Waluyo 22/08/2015

ch4POSKOTA.CO – Sesungguhnya saya tidak membutuhkan apa pun. Bagaimanapun juga, saya menyadari bahwa saya tidak membutuhkan apa pun. Akhirnya, kita tak memiliki keinginan lagi. Jika kita bermeditasi semakin banyak, akhirnya kita mengetahui bahwa kita tidak membutuhkan apa pun.

Tapi, meski kita tidak membutuhkan apa pun, Tuhan akan memastikan bahwa setiap hal yang perlu akan kita peroleh dalam hidup kita. Saya pikir seiring kalian bermeditasi, hari demi hari, kalian juga telah memperhatikan keajaiban ini. Setiap hari adalah suatu keajaiban bagi kita, dan kita semakin bahagia dan semakin penuh kasih setiap hari. Itu adalah hadiah terbaik dari Tuhan.

Jika Tuhan juga memberi kita berkah finansial, oke saja. Jika Dia memberi kita sesuatu seperti hubungan penuh kasih sebagai berkah, oke saja. Jika Dia memberi kita lebih banyak rumah, lebih banyak mobil, kita terima. Semua yang Tuhan berikan oke saja. Kita tidak terus berkata:

“Oh, Tuhan, aku tak menginginkan hal-hal materi. Ini bukan yang aku inginkan.” Oke saja. Jika Dia memberi kita apa pun, itu oke. Dan kita berbagi dengan semua orang lain, dan ini oke.

Begitulah caranya dunia akan menjadi surga. Setiap orang saling berbagi. Setiap orang menjadi lebih bahagia. Maka, tak ada orang yang ingin mencuri dari sesamanya, menyakiti sesamanya, atau melakukan apa pun lainnya; karena setiap orang akan merasa bahagia. Itulah visi masa depan planet kita. Itulah yang kita harus selalu berusaha mencapainya.

Keindahan alam
Keindahan alam

Suatu hari akan demikian. Mari kita berdoa untuk itu. Dan jika tidak demikian, setidaknya dunia di lingkungan kita adalah damai, bahagia, dan harmonis. Ya, dunia kita dengan suami kita, istri kita, tetangga kita, anak-anak kita, ini adalah dunia kita, planet kita. Itu selalu bahagia, gembira, dan harmonis, setidaknya. Itu adalah sebuah dunia yang penting bagi kita juga, karena dunia kita adalah fondasi yang paling penting.

Tanpa dunia kita, dunia luas, alam semesta luas tidak ada. Tanpa satu bata dunia ini, dunia luas takkan ada. Dunia ada karena banyak bata tersusun bersama, jadi setiap bata adalah penting.

Jadi, dunia kecil kita – unit kecil kita yang meliputi keluarga, teman, tetangga, sangat penting. Itu sebabnya jika setiap dari kita mengurus dunia kecil kita, maka dunia luas menjadi damai dengan sendirinya. Tak perlu ada orang pergi ke Geneva dan mengadakan pertemuan akbar, minum banyak sampanye dan kopi, dan makan banyak daging sapi untuk berbincang tentang perdamaian dunia.

Jika setiap unit keluarga mengurus kedamaian internalnya, jika ia mendapatkan kontak dengan Tuhan dan mendapatkan kasih abadi yang tanpa pamrih ini, maka dunia akan memiliki kedamaian. Tak perlu ada perbincangan. Itu adalah gambaran ideal, visi ideal bagi planet kita, dan untuk setiap planet lain di alam semesta ini. (bersambung)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*