harmono 12/11/2017
Brigjen Pol Chryshnanda Dwi Laksana

POSKOTA.CO – Patriotisme itu semangat perjuangan yang luar biasa bagi bangsa, negara, masyarakat dan kemanusiaan yang beradab. Patriotisme bukan sebatas mengangkat bedil berani berkekahi atau serbu menyerbu. Meyuarakan kebaikan dan kebenaran pun sebenarnya juga bisa menjadi bagian dari patriotisme. Para patriot ini dasarnya kesadaran dan ketulusan hati. Mereka bukan kaum topeng atau safety player. Keberanian berkorban, kegigihan perjuangan dan ketekunannya tiada henti dan pantang menyerah inilah yang menjadikan sang patriot kuat dan terpercaya.

Di bidang seni budaya sering kali yang lokal kedaerahan dianggap kuno katrok, yang dianggap ketinggalan zaman dan tidak kekinian. Situasi seperti ini sering kali memuakkan dan menggerus kekuatan bangsa. Namun apa mau dikata, kalau semua hanyut dalam suasana euforia yang melemahkan seni budaya bangsa. Para punggawa seringkali hanya bisa lholhak-lholhok saja. Seakan tanpa daya dalam memperjuangkan bagaimana seni budaya didusukan pada posisi yang semestinya sebagai refleksi peradaban. Sang patriot sering kali mati atau hilang di tengah jalan. Terpaksa mereka harus menghentikan langkahnya atau dipaksa berhenti dengan berbagai dalih. Patriot-patriot seni budaya inilah semestinya bisa ada tumbuh dan berkembang sebagai penyelamat bangsa yang beradab dan bermartabat. (*)

 

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :