Djoko Waluyo 02/08/2015

ch4POSKOTA.CO – Seorang anak perempuan yang ditunangkan dengan suaminya akan pergi jauh, dan sebelum dia pergi ke rumah suaminya, ibunya memberikan nasihat yang sangat, sangat baik. Ibunya tidak menangis dan tidak membiarkan anak perempuannya menangis. Dia berkata, “Kamu harus dengarkan aku. Ini adalah hari yang sangat bahagia.

Tuhan telah memberkatimu dengan seorang suami yang baik, yang bahkan berlatih Metode Quan Yin, (Guru dan semua tertawa), yang tidak berjudi, yang tidak bermain-main dengan wanita lain, yang tidak minum minuman keras, yang tidak menipu; tapi jujur, dermawan, lembut, bermoral, berbudi luhur, dan tampan (semua tertawa) di dalam dan di luar.” Di dalam dia lebih indah daripada di luar. Di dalam dia putih, meski di luar dia hitam. (Guru dan semua tertawa.) Maka, anak perempuan itu tersenyum dan mendengarkan dengan penuh perhatian dan kasih kepada ibunya.

Dan ibunya berkata, “Sekarang, kamu pergi ke rumahmu yang baru. Perlakukan kerabat suamimu seperti keluarga sendiri. Hormati ibu dan ayah mertuamu seperti kamu menghormati aku dan ayahmu. Hormati suamimu sebagai satu-satunya Tuhan, guru, teman, pelindungmu, dan orang yang paling kamu cintai dan hormati di Bumi; sehingga kelak kamu akan menjadi contoh yang baik bagi anak-anakmu dan mendatangkan kemuliaan, kebahagiaan, dan kebanggaan kepada keluarga barumu.

Kamu mempunyai kewajiban itu kepada suamimu, kepada aku dan ayahmu serta semua saudara-saudarimu di keluarga kita untuk memenuhi tugas ini. Dan kamu memiliki kewajiban itu kepada dirimu sendiri serta suamimu untuk memuliakan kita semua dengan cara ini. Uruslah keluargamu, harta benda
dan bisnis suamimu supaya menjadi makmur dan membawa keagungan, keamanan, dan kelimpahan bagi keluargamu sehingga anak-anakmu akan hidup dalam kenyamanan.

Tak ada yang perlu disedihkan tentang hari ini, hanya ada masa depan yang menyenangkan dan tantangan baru menantimu. Dicintai oleh suami adalah hal terindah di dunia ini. Kamu harus bertekun untuk menjadi seorang istri yang baik supaya kamu memperoleh semua kebahagiaan dan keberhasilan ini dalam hidupmu.”

Maka, anak perempuan itu berkata, “Tapi, apa yang dapat kulakukan untuk memenuhi semua kewajiban mulia ini dan tugas indah ini yang Ibu baru saja beritahukan?”
Ibunya berkata, “Kamu harus makan dengan baik, berdandan dengan baik,
dan tidur nyenyak setiap hari.” Anak perempuan itu berkata, “Ya, Ibu, aku mengerti.”

Maka, ketika dia pergi ke keluarga suaminya, dia lakukan persis seperti itu: Tidur dengan nyenyak, makan dengan baik, berdandan indah setiap hari. Semua anggota keluarga suaminya sangat senang dengannya. Dia membesarkan anak-anak yang cantik, penurut, cerdas, suka bekerja keras,
dan tekun belajar untuk suami dan keluarga suaminya.

Orang lain datang dan bertanya tentang rahasianya, “Bagaimana kamu melakukannya? Kamu datang dari tempat jauh, kamu tidak tahu apa-apa tentang adat istiadat di sini, namun kamu melakukannya dengan begitu baik. Bagaimana kamu melakukannya?”

Sang menantu, sekarang ibu dari tiga anak, wanita pemimpin keluarga, (Guru dan semua tertawa), bos wanita di perusahaan suaminya, kepala sekretaris, pengurus rumah tangga, (Guru dan semua tertawa), perawat bagi orang tua serta ayah dan ibu mertua yang sudah rapuh, pemimpin keluarga bagi para ipar yang lebih muda, dsb., dsb., dsb., dan asisten tapi ibu yang penuh kasih bagi tiga anak yang cantik, sehat, dan cerdas, berkata dengan rendah hati, “Aku mencapai semua ini karena nasihat ibuku.” (bersambung)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*