harmono 19/01/2018
Brigjen Pol Chryshnanda Dwi Laksana

POSKOTA.CO – Kemajuan dalam bidang apa pun, dua poin pokok yaitu bagaimana me’manage’ dan bagaimana menggunakan teknologi. Cara me’manage’ ini bermakna untuk membuat suatu pola/tatanan yang dapat menjadi model sehingga dapat diimplementasikan secara holistik/sistematik yang mencakup ke segala aspek. Dengan model ini dapat dilihat dan dipetakan secara efisien dan efektif dalam penggunaan sumber daya.

Di era digital ini penggunaan cara-cara manual, konvensional dan parsial sudah ketinggalan, dan diganti dengan sistem-sistem teknologi/online yang terintegrasi. Sistem-sistem online yang terintegrasi ini diimplementasikan dalam:

  1. Back Office sebagai control room/analysis room atau ruang posko sebagai pusat K3i (komunikasi, koordinasi, komando pengendalian dan informasi).
  2. Aplikasi yang menjabarkan dalam berbagai fungsi/kepentingan-kepentingan untuk me’manage’ sesuatu baik orang, infrastruktur, alam lingkungan maupun masalah-masalah sosial yang terjadi.
  3. Network. Adapun network akan menjadi penghubung antar wilayah dunia nyata dengan aplikasi-aplikasi dan dengan back office-nya. Dunia virtual dan aktual ini akan saling terhubung dalam network.

Dalam sistem manajemen dan penggunaan teknologi ini, salah satu pilar pentingnya adalah dengan adanya sistem ‘big data’. Data ini akan menjadi pilar bagaimana untuk menganalisa sehingga dapat dihasilkan produk-produk untuk memprediksi, mengantisipasi dan memberi solusi-solusi. Manajemen ini tentu dijabarkan pada sistem pokok-pokok manajerial yang mencakup:

  1. Perencanaan (perencanaan ini sebenarnya membuat model sebagai arah tujuan dan saran yang diperlukan atau pendukung-pendukung dapat dibuat dan diimplementasikan secara terpadu dan bahkan dengan tahapan-tahapan/skala prioritas). Perencanaan ini akan melihat ke depan untuk membangun segala sesuatunya yang siap di masa kini, serta untuk landasan bagi masa depan yang lebih baik dan didukung dengan standar-standar operasional prosedur yang baik dan benar.
  2. Pengorganisasian: merupakan pola/ implementasi perencanaan dan penggunaan sumber daya dan pemberdayaannya secara struktural maupun nonstruktural. Pengorganisasian ini sebagai bagian efeisiensi dan efektivitas pencapaian tujuan.
  3. Pelaksanaan: merupakan pola-pola implementasi secara top down maupun bottom up yang dapat dibuat prinsip-prinsip dasarnya dalam pra, saat maupun pasca yang dapat diimplementasikan dalam berbagai corak masyarakat dan kebudayaannya.
  4. Pengendalian: merupakan sistem pengawasan/ kontrol yang berkaitan dengan perencanaan, pengorganisasian dan pelaksanaannya untuk dapat dipertanggungjawabkan secara administreasi, secara hukum, secara fungsional bahkan secara moral.

Keempat poin manajemen ini dapat dianalogikan sebagai upaya untuk membuat buku dengan kerangka tulisan yang dapat dilihat pada daftar isi dan halaman-halaman setiap lembarnya yang tersusun secara sistematis.

Penggunaan teknologi ini akan membantu implementasi baik pra, saat maupun pasca secara prima yaitu dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, akurat, transparan, akuntabel, informati dan mudah diakses.

Pemberdayaan back office sebagai operation room dan menjadi pusat K3i sehingga mampu menggerakkan dan memberdayakan berbagai aplikasi-aplikasi yang semua itu untuk mengangkat harkat dan martabat manusia, dan semakin manusianya manusia.

Teknologi bukan tujuan, ini hanya tools yang membantu manusia untuk semakin manusiawi. Namun kita juga harus mampu melawan derasnya arus teknologi agar tidak hilang rasa kemanusiaan kita untuk selalu berupaya semakin manusianya manusia. (*)

 

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :