DIMANA KITA BERADA CIPTAKAN KAMPUNG SPIRITUAL – bag.duabelas – Poskota.co
Saturday, September 23

DIMANA KITA BERADA CIPTAKAN KAMPUNG SPIRITUAL – bag.duabelas

20CINGHAIPOSKOTA.CO – Jangan pernah menyalahkan Tuhan lagi dalam setiap doa atau dalam setiap detik hidup kalian – bahwa Tuhan membuat terlalu banyak penderitaan, Tuhan tidak memberi kita obat, Tuhan tidak memberi kita cukup makanan, Tuhan tidak memberi kita ini, itu dan lain-lain.

Tuhan sudah memberikan segalanya, sejak lama. Tapi, banyak orang, kadang mereka berkuasa dan menyetop berkah ini. Mungkin karma kolektif planet ini membantu terwujudnya rintangan-rintangan itu.

Jadi, kita juga tak dapat menyalahkan satu orang itu, orang ini atau seluruh struktur bagaimanapun juga. Kita harus memeriksa sejarah. Mungkin kita telah melakukan banyak sekali hal buruk.

Sesungguhnya, lalu apa? Tuhan selalu memaafkan. Jika Dia tidak memaafkan, Dia bukanlah Tuhan. Bagi Dia, tak ada buruk, tak ada baik, tak ada jahat, tak ada apa-apa.

hanya untuk anak-anak yang sedang belajar, yang membuat kesalahan-kesalahan, yang sedang belajar dari kesalahan-kesalahan, yang berusaha membuat diri mereka kembali menjadi Tuhan yang sejati dengan berbagai eksperimen.

TUHAN

Ada orang yang berhasil membuat diri mereka menjadi Tuhan dalam beberapa masa kehidupan, mengingat kembali bahwa mereka adalah Tuhan, atau memilih jalan yang benar.

Ada orang yang jatuh terguling-guling dalam perjalanan dan memerlukan waktu yang lebih lama, tapi mereka semua sedang dalam proses membuat, mengingat Tuhan dari diri mereka. Cepat atau lambat, kita semua mencapainya.

Saya hanya ingin memberitahukan hal ini kepada kalian agar kalian tahu bahwa tak ada yang mustahil bagi Tuhan. Bahkan untuk membuat dunia ini menjadi surga tidaklah mustahil.

Hanya saja karena kebiasaan umat manusia. Kebiasaan kita yang bersikap sangat negatif, berpikir negatif, mengharapkan hal yang negatif, dan tak memiliki keberanian untuk mengharapkan apa pun yang besar. Iman kepada Tuhan sangat lemah.

KEHILANGAN

Jadi, kita selalu takut bahwa jika ini terjadi, kita akan kehilangan pekerjaan kita. Jika listrik gratis datang, kita akan kehilangan perusahaan listrik kita, jika obat gratis atau obat baik datang, para dokter akan menganggur atau perawatan medis tak ada pekerjaan lagi, dsb.

Itu takkan pernah terjadi. Jika kita punya cara lain untuk melakukan berbagai hal, Tuhan akan menemukan cara lain bagi kita. Selain itu, jika kita tidak perlu membayar banyak untuk rekening listrik, maka kita takkan perlu bekerja sangat keras pada awalnya. Saat ini ada banyak pajak dan banyak pengeluaran. – bersambung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_445" align="alignleft" width="300"] Kuasa hukum pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Surjadi Sumawiredja dalam pilkada Jawa Timur 2013, Kenny Hasibuan, menunjukkan surat yang akan diberikan kepada Mendagri Gamawan Fauzi di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (3/2). (ANTARA)[/caption] POSKOTA.CO - Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Suryadi Sumawiredja meminta Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi membatalkan jadwal pelantikan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) terpilih Soekarwo-Saifullah Yusuf, 12 Februari 2014. "Kami ke sini untuk menemui Mendagri guna menjelaskan permohonan klien kami (Khofifah-Herman) untuk tidak melantik pasangan Soekarwo-Saifullah," kata Kuasa Hukum Khofifah, Romulo HSA Silaen, di Jakarta, Senin. Menurut Romulo, permohonan pembatalan pelantikan ini karena ada pernyataan dari Akil (mantan Ketua MK Akil Mochtar) bahwa dalam putusan panel yang dimenangkan adalah Khofifah-Herman. "Ini karena ada statement dari Pak Akil bahwa dalam putusan panel yang dimenangkan adalah Khofifah, kenapa setelah Akil ditangkap, putusan itu berubah. Ada yang merugikan klien kami," katanya. Selain itu, Romulo menilai, MK telah melanggar undang-undang MK, yang tidak melibatkan ketua dalam RPH. "Ada cacat hukum dari putusan MK, pertama tidak melibatkan Akil sebagai ketua panel, dan tidak sesuai isi putusan panel yang diputus oleh panel sebelumnya, yang 3 orang itu, Akil, Maria, Anwar Usman, ini melanggar pasal 28 ayat 1 Undang-Undang MK, yaitu diputuskan oleh 9 atau dalam keadaan luar biasa 7 orang, dan dipimpin oleh ketua MK, putusan itu tidak melibatkan Akil dan putusan itu berbeda dengan putusan panel yang ditetapkan sebelumnya," katanya. Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Dedy Suprayitno mengatakan hingga saat ini  belum ada rencana pengunduran pelantikan Soekarwo-Saifullah Yusuf pada 12 Februari 2014. "Rencana itu masih berjalan, pelantikan sudah direncanakan, belum ada (pengunduran)," kata Dedy. (djoko/ant)