Djoko Waluyo 28/07/2015

POSKOTA.CO – Kebanyakan pria menyukai variasi. Jika kalian sudah tahu ini dan kalian juga ingin mempertahankan suami kalian maka terus ubah diri kalian. Jika tidak, bawalah beberapa wanita ke rumah sebagai istri bagi suami kalian. Mana yang kalian pilih? Jika kalian pilih untuk mewujudkan damai dalam keluarga dan mempertahankan suami kalian di rumah, bawakanlah beberapa istri untuk dia karena dia menyukai variasi dan berbagai karakteristik untuk hari-hari yang berbeda. Yang terbaik adalah jika kalian bisa memerangkan berbagai karakter untuk memenuhi kebutuhannya. Sama halnya bagi suami. Maka, keluarga akan ada kedamaian dan tak perlu datang
kepada saya dan menangis keras.ch2

Kalian semua memiliki kekuatan gaib. Jagalah diri kalian agar tetap bersih dan berbau sedap sepanjang waktu. Berkumurlah dan sikat gigi kalian sebelum berbicara. Jangan lakukan ini: setelah makan bawang putih dan bawang, kalian mendatangi dia dan berkata, “Aku cinta kamu!” (Guru dan hadirin tertawa.) Pada saat itu, tak peduli betapa romantisnya atau berapa pun banyaknya lilin kalian nyalakan, itu takkan berguna. Hal-hal sepele seperti itu bisa membuatnya takut. Saya dahulu takut.

Jika ada orang berbau mengerikan, saya tak tahan. Saya ingin muntah dan tak bisa bicara dengan dia tentang apa pun. Perhatian saya teralihkan, dan saya selalu berpikir: “Mengapa dia tak membersihkan mulutnya?” Saya akan terus berpikir seperti ini dan pikiran saya tak bisa berkonsentrasi pada dia, tapi hanya berpikir bagaimana bisa terlepas dari atmosfer ini:

“Kapan dia akan berhenti bicara?” atau “Bagaimana saya bisa membuat dia tahu?”, dsb. Semua inspirasi akan lenyap.
Jadi, jangan salahkan dia jika tidak mencintai kalian. Bagaimana dia bisa mencintai kalian? Dia bahkan tak punya cukup waktu untuk coba lari dari kalian! Jika kalian adalah dia, kalian juga takkan suka!

Tapi, itu juga tergantung. Mungkin suami kalian menyukai bau semacam itu, maka pertahankan! (Hadirin tertawa.) Kalian harus memperjelas hal ini dengan dia! Bagi orang yang bertingkat tinggi, mereka takkan suka bau mengerikan semacam itu. Karena itu, kita harus mengangkat tingkat kita, merawat diri kita tanpa menyalahkan orang lain.

Seandainya ada orang tidak menyukai kita, atau suami atau istri kalian lari dari kalian, kita harus bertanya kepada diri kita: “Mengapa?” Dengan jujur bertanya kepada diri kita sendiri kesalahan apa yang telah kita buat dan apakah kita telah mencapai apa yang diharapkan pihak lain dari diri kita. Maka, kita akan tahu sebab-sebabnya.

Tak perlu datang dan bertanya kepada Guru dan meminta kekuatan gaib. Itu tak berguna! Meski saya mengajari kalian ilmu gaib semacam itu – seperti merebut hati kekasih kalian, mengendalikan pikirannya, membuat dia tetap di sisi kalian, apakah kalian akan memilih seperti ini? Apakah kalian mencintai istri atau suami yang tampak-bodoh, yang terobsesi dengan kalian? Dia takkan benar-benar mencintai kalian, tapi hanya akan terikat dan tenggelam dalam kalian. Pikirannya akan bingung. Dia akan mulai menyukai apa yang sebelumnya tidak dia sukai. Itu juga semacam gangguan mental. Apakah kalian menyukai istri atau suami abnormal ini? (Hadirin menjawab: “Tidak, kami takkan menyukai hal ini.”)

ch3Karena itu, saya beritahu kalian bahwa kekuatan gaib itu tak berguna. Kita seharusnya meyakinkan orang lain dengan kualitas diri, kebajikan, dan keindahan batin kita. Secara eksternal, kita menghormati diri kita, yang akan sedap dipandang orang lain; suara kalian akan meluluhkan hati orang yang mendengarnya; atau perilaku, tindakan kita dan cara kita memperlakukan orang lain akan menyentuh hati mereka. Cinta semacam ini akan bertahan lebih lama daripada menggunakan kekuatan gaib dengan begitu mudahnya.

Saya tahu bahwa masalah keluarga adalah yang paling mengganggu kalian, ya kan? (Hadirin: Ya!) Terkadang itu membuat kita merasa buruk. Misalnya, kalian adalah orang yang sangat setia. Terutama setelah inisiasi, kalian ingin mematuhi instruksi Guru dan sungguh-sungguh ingin mengurus keluarga kalian – mencintai istri atau suami kalian.

Namun, terkadang kalian tidak sanggup menanggungnya; kalian merasa buruk, berjuang keras, dan merasa bersalah. Saya tahu hal-hal ini paling mengganggu kalian. Namun, sebagian istri mandek dan tidak mau meningkatkan diri. Dia tak merawat dirinya, tidak peduli apakah suaminya mencintainya atau tidak, tidak peduli apakah dirinya menarik atau tidak, apakah dia penuh semangat hidup. Dia tidak mengungkapkan kepada suaminya bahwa dia menghormati dan memperhatikan pendapat suaminya.

Dia bahkan tidak peduli apakah suaminya mencintainya atau tidak. Suami dan istri, keduanya mandek di sana. Sang suami, serta istri, seperti ini. Keduanya saling menyalahkan dan saling menyeret ke bawah. Yang satu membusuk, yang lainnya lebih membusuk. Tak ada yang peduli terhadap yang lainnya.

Maka, itu semakin buruk sampai tidak mau saling menatap, dan akhirnya melemparkan kembali sila-sila kepada Guru dan berkata: “Saya merasa benar-benar buruk. Maaf, tapi saya harus mencari yang lain.” Terkadang tidak berguna mencari yang lain. Mengganti ke yang lain tak berarti hal-hal menjadi lebih baik. Nantinya akan sama saja. Kalian menikahi wanita lain dan dia juga akan membusuk seperti yang sebelumnya, sama persis.(bersambung)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*