BERKAT TESTIMONI SUPERNET ORGANIC PLUS – Poskota.co

BERKAT TESTIMONI SUPERNET ORGANIC PLUS

POSKOTA.CO – Berbisnis tentu menjadi harapan semua orang untuk melangsungkan perekonomian keluarganya maupun untuk memajukan perusahaan yang dimilikinya. Tetapi berbisnis yang dapat memunculkan manfaat tidaklah bisa dilakukan semua para pebisnis.

Salah satu bisnis yang dapat bernilai manfaat bagi para klien di antaranya bisnis di bidang kesehatan, karena bagaimanapun kesehatan adalah harga termahal bagi setiap insan.

Tjandra Setiadji yang akrab dipanggil Andy meraih penghargan dari PT Supernet berkat testimoni produk suplemen makanan Organic Plus.
Tjandra Setiadji yang akrab dipanggil Andy meraih penghargan dari PT Supernet berkat testimoni produk suplemen makanan Organic Plus.

Hal ini disadari oleh Presiden Suara Independen Rakyat Indonesia (SIRI) Tjandra Setiadji. Ia menceritakan, pada Juni lalu mendapatkan undangan dari sebuah perusahaan yang bergerak di bidang suplemen makanan yakni PT Supernet. Menurutnya, suplemen yang diproduksi Supernet tersebut sangat dia rasakan manfaatnya.

“Pada bulan Juni lalu saya hadir ke acaranya, karena yang punya PT itu kan teman saya, Pak Erwin dan istrinya Ibu Darwati, lalu saya mendapatkan suplemen tersebut, dan saya merasakan betul manfaatnya,” cerita Andy sapaan akrab Tjandra Setiadji.

Saat ini, sambung Andy, saya melanjutkan studi ke jenjang S3, berkat suplemen tersebut, dapat membantunya dalam beraktivitas.

“Umur saya sudah mendekati 60, tapi stamina masih kuat di antaranya karena suplemen hasil produksi teman saya ini,” ungkap Andy.

Perlu diketahui, suplemen Organic Plus hasil produksi teman Andy tersebut yakni, Pak Erwin dan istrinya Ibu Darwati dikenal dapat merangsang usus agar dapat membebaskan dan membuang toksin terkumpul di dalam tubuh yang dapat menghambat kesehatan, karena faktor polusi, radikal bebas dan oksidan yang akrab dengan kehidupan sehari-hari.

Produk PT Supernet, suplemen makanan Organic Plus.
Produk PT Supernet, suplemen makanan Organic Plus.

Andy merasa bangga dengan bisnis temannya itu, dan ia pun merasa terhormat karena belum lama ini dia diundang untuk memperoleh penghargaan dari PT Supernet tersebut.

“Saya diundang lagi untuk mendapatkan penghargaan dari hasil testimoni yang saya sampaikan, maka dari itu saya mengajak semua komponen masyarakat untuk mencoba mengonsumsinya,” ujar Andy mengakhiri ceritanya.

Organic Plus mempunyai beberapa manfaat yaitu:

  1. Detoksifikasi, membantu mengeluarkan bahan buangan dan toksin dari dalam badan
  2. Membersihkan tanpa menyebabkan healing crisis
  3. Meningkatkan fungsi usus yang sehat dan mengurangkan sembelit
  4. Membantu meneutralkan radikal bebas
  5. Membantu pencernaan, membantu mengurangkan risiko kembung perut dan Mengurangi iritasi
  6. Memelihara dan menyeimbangkan rasio bakteri baik dalam saluran usus yang membantu mencernakan unsur makanan yang kompleks
  7. Menghasilkan antibiotik alami yang memusnahkan bakteria berbahaya dan mengontrol tahap patogen
  8. Membuat awet muda dan meningkatkan keceriaan wajah. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_810" align="alignleft" width="300"] Effendi Gazali[/caption] POSKOTA.CO - Pakar Komunikasi Politik Effendi Ghazali melayangkan protes ke Mahkamah Konstitusi meminta penjelasan atas ketidakkonsistenan dan memiliki sikap berbeda dalam mengadili suatu perkara. Dalam surat itu, Effendi meminta penjelasan tentang permohonannya terhadap pelaksanaan Pemilu Serentak yang membutuhkan waktu satu tahun lebih. Dia mengungkapkan bahwa pengujian Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden itu didaftarkan Effendi pada 10 Januari 2013 dan baru diputus 23 Januari 2014. Sementara, saat menguji Undang-Undang nomor 4 tahun 2014 tentang Penetapan Perppu nomor 1 tahun 2013 tentang Perubahan Kedua atas UU Mahkamah Konstitusi, MK hanya membutuhkan waktu 37 hari. "Putusan Mahkamah Konstitusi No 1PUU-XII/2014 dan 2/PUU-XII/2014 dibacakan setelah 37 dan 50 hari sejak pendaftaran perkara, sedangkan Putusan PUU kami nomor 14/PUU-XI/2013 dibacakan setelah 1 tahun 13 hari (378 hari) sejak pendaftaran perkara," ungkap Effendi, dalam suratnya. Effendi juga memprotes dasar pertimbangan yang digunakan, yakni saat mengadili UU MK, mahkamah mempertimbangkan perlu segera memutus perkara karena terkait dengan agenda ketatanegaraan Tahun 2014, yaitu pemilihan umum anggota DPR, DPD, dan DPRD provinsi/kabupaten/kota, serta pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden. Namun, lanjutnya, dalam mengadili UU Pilpres yang diajukan Effendi, MK tak menggunakan pertimbangan serupa. Oleh karena itu, Effendi dalam suratnya mempertanyakan, apakah konstitusionalitas dalam penyelenggaraan Pemilu 2014 kalah penting dibandingkan dengan potensi sengketa hasil pemilu yang akan ditangani oleh MK. Effendi mengharapkan respon secepatnya dari MK, jka sampai 14 hari tidak mendapatkan respon, maka dia mengancam akan melaporkan masalah ini ke Dewan Etik MK. djoko-antara