Djoko Waluyo 16/10/2016

POSKOTA.CO – Birokrasi dapat dianalogikan sebagai tubuh manusia, untk dapat melakukan aktifitasnya diperlukan kesehatan. Untk mengetahui tingkat kesehatanya diperlukan standar-2 kesehatan sebagai parameternya.

ilustrasi
ilustrasi

Yang diukur secara umum yg lazim dilakukan untk mengetahui kondisi kesehatan tubuh manusia secara cepat antara lain dari: tekanan darah, nadi, detak jantung, suhu badan, gula darah, kadar oksigen dlm tubuh dsb.

Demikian halnya dalam birokrasi yg bekerja memberikan pelayanan kepada publik dalam suatu sistem. Tatkala ingin mengetahui tingkat kesehatan sistem-2 dalam birokrasi dapat dilihat dng mengetahuinya dr sistem fungsionalnya yg dapat dikatekorikan pada fungsi-2 utamanya, fungsi pendukung, dan fungsi2 non struktural.

Dari fungsi2-nya tersebut dapat dilihat pada core function+ core competitionya yg diukur dari standar-2 masukannya, prosesnya hingga keluaranya (standardization of work input, of work process+work out put).
Berfungsinya birokrasi dg baik+benar krn ada sistem2 yg mampu menjalankan prinsip2 dasar manajemen :
1.Planning,
2.Organizing,
3.Actuating,
4.Controling (poac).

Standar-2: masukan (input), proses, keluaran (output) pada poac ini akan menjadi alat ukur dasar bagi kesehatan birokrasi. Standar-2 pd poac dapat berjalan atau berfungsi dng baik perlu dilihat lagi dari :

1. Kepemimpinanya (visi,kebijakan, pengambilan keputusan, pemberdayaanya, kreatifitasnya, dsb) ,
2. Dibidang administrasi (sdm, sistem perencanaan dan program2-nya, sarpras dan IT nya, anggaranya),
3. Di bidang operasionalnya (rutin, khusus,+kontijensi),
4. Capacity building (inovatif+kreatifitasnya sbg penguatan birokrasi).

Takala birokrasi tidak mempedulikan kesehatanya (tanpa standar2 + ukuran2 nya maupun alat ukurnya) maka dapat dipastikan birokrasi ini tidak rasional dan tidak profesional, tidak berbasis kompetensi, orientasinya bukan pelayanan publik dan akan cenderung / membuka peluang KKN . (CDL)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :