taher 18/06/2014

PIALAPOSKOTA.CO – Jadwal Turnamen Piala Nusantara wilayah Bali diundur karena bersamaan dengan kompetisi sepak bola Liga Pelajar Indonesia (LPI) di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Bali, pada 27 Juni-1 Juli 2014.

“Kami mengundurkan jadwal turnamen itu karena adanya kompetisi LPI,” kata Ketua Panitia Pelaksana Turnamen Piala Nusantara, Komang Mahendra Wistawan, di Denpasar, Rabu.

Turnamen tersebut semestinya mulai digelar pada 21 Juni 2014 dengan mempertandingkan Undiksha FC melawan PS Gianyar saat pembukaan Piala Nusantara wilayah Bali harus diundur oleh pihak panitia.

Namun, kompetisi tersebut kembali diliburkan pada 2-10 Juli 2014 karena adanya Pemilu Presiden 2014 sehingga harus mengubah jadwal pertandingan yang telah ditentukan sebelumnya.

“Setelah pembukaan dan kompetisi berlangsung pada 21 Juni hingga 1 Juli, kami liburkan kembali laga Piala Nusantara sampai 11 Juli mendatang karena adanya pilpres,” ujar Mahendra.

Hal senada disampaikan oleh Sekretaris Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) Bali Gede Gepeng Subrata bahwa Turnamen Piala Nusantara tersebut diliburkan karena adanya kompetisi LPI dan pilpres sehingga jadwal yang sudah ditentukan sejak awal diubah.

“Mau bagaimana lagi, kami harus menghentikannya sejenak,” ujar Gede Gepeng.

Turnamen tersebut diikuti tujuh klub, yakni Pro Kundalini, Undiksha FC, Perst Tabanan, PS Gianyar, Putra Tresna FC, PS Tunas Muda, dan Persada FC Jembrana. “Dalam turnamen itu akan menggunakan sistim kompetisi penuh dengan mempertandingkan total 42 laga,” ujarnya.

Ia memastikan turnamen tersebut akan tuntas pada akhir Agustus nanti sesuai dengan aturan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Pusat yang memutuskan kompetisi tersebut harus tuntas pada September di semua wilayah.

Dilain pihak, pelatih klub Pro Kundalini, Putu Ngurah Ardika yang lebih dulu mempersiapkan timnya sangat antusias dan tidak sabar menanti kompetisi tersebut diputar.

“Anak-anak tak sabar bertanding. Secara teknis sudah tak ada masalah lagi bagi tim kami. Kami sudah siap tempur,” ujarnya.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*