admin 16/06/2014
Rusia lawan Korsel di laga persahabatan. (DOK)
Rusia lawan Korsel di laga persahabatan. (DOK)

POSKOTA.CO– Tanpa kreatifitas pemain tengah Roman Shirokov yang sedang didera cedera, Rusia tampaknya tidak akan melakukan permainan menyerang terhadap Korea Selatan dalam pertandingan Grup H pada Selasa malam (Rabu pagi).

Rusia akan bermain konservatif atau aman, seperti halnya kesukaan pelatihnya, Fabio Capello.

Rusia, yang sejak memisahkan diri dari Uni Soviet,gagal untuk melaju ke fase sistem gugur atau 16 besar di Piala Dunia, berada di dalam kondisi yang bagus setelah mengalahkan Portugal di babak kualifikasi untuk bisa bertengger di posisi puncak grup.

Menang empat kali dalam lima pertandingan terakhirnya, dengan kebobolan hanya dua gol, Rusia kembali lolos ke Piala Dunia setelah terakhir kali mereka tampil di Piala Dunia 2002 di Korea Selatan-Jepang.

Alexander Kerzhakov, satu-satunya pemain dari skuad Rusia tahun 2002 yang bermain di Brazil, mengatakan kepada laman resmi FIFA (FIFA.com) walaupun tim mereka terdiri dari pemain yang bermain di liga domestik tanpa pemain bintang besar, Rusia masih mempunyai harapan yang tinggi di Piala Dunia.

“Kami tampil untuk memenangi turnamen ini,” kata dia. “Semua pemain kami telah berjuang di Rusia, tapi orang-orang di luar negara kami tidak mengenal kami. Hal yang penting adalah pelatih kami, Fabio Capello, mengenal kami dan kekuatan kami.” “Kami tahu jika kami mampu dan jika setiap pemain mengeluarkan kemampuan terbaik mereka, kami akan berhasil,” kata dia.

Walaupun Rusia tampaknya akan menjalani laga yang mulus pada Selasa malam 2200 GMT (05:00 rabu dini hari) di Stadion Arena Pantanal, Cuiaba, bukan berarti Korea Selatan akan tidak menyulitkan mereka.

Empat kali kalah dalam lima pertandingan terakhir, termasuk kekalahan besar 0-4 dari Ghana di pertandingan pemanasan pada Senin, Korea Selatan akan iri terhadap lini pertahanan Rusia karena negeri gingseng itu kebobolan 11 kali dalam lima pertandingan terakhirnya.

Pelatih Hong Myung-bo, yang membawa Korsel melaju hingga babak semi-final Piala Dunia 12 tahun lalu itu, harus membangun kepercayaan diri pemain timnas Korea Selatan yang sempat terhentak sebelum pertandingan Selasa nanti.

Mantan pemain timnas Korsel Park Ji-Sung mengatakan di Seoul, Jumat, bahwa para pemain Korsel berjuang untuk mengatasi tekanan di Piala Dunia namun jika mereka bisa berhasil mengendalikan mental mereka di permainan maka mereka akan bisa mengalahkan Rusia.

“Bermain melawan Rusia itu wajib menang,” kata dia. “Saya kira Korea akan menang. Saya orang Korea, bagaimana bisa saya mengatakan Rusia yang akan menang?” Bermain di Grup yang dihuni oleh Belgia, yang difavoritkan sebagai juara grup, dan Aljazair, yang diprediksi berada di posisi juru kunci, Rusia dan Korsel menyadari jika meraih tiga poin pada laga Selasa nanti akan memberikan mereka jalan untuk bisa lolos ke babak enam belas besar.

Pada pertemuan terakhir antara kedua tim, Rusia mengalahkan Korsel 2-1 di pertandingan persahabatan di Dubai pada November tahun lalu, tepat sebelum pengundian grup Piala Dunia berlangsung. (ant)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*