oleh

Rossi Akui Yamaha M1 Kurang Tenaga di Trek Lurus

-Olahraga-43 views

POSKOTA.CO – Pembalap legenda MotoGP, Valentino Rossi (Yamaha Monster Energy/Italia), menyebut kekurangan tenaga di trek lurus menjadi Yamaha M1 kurang dapat meraih hasil bagus di dua seri MotoGP terakhir GP Austria dan GP Styrian.

Namun The Doctor menyebut tak ada hubungannya dengan filosofi mesin yang sebenarnya digunakan. “Suzuki dalam dua akhir pekan ini sangat mengesankan,”kata Rossi dilanist Motorsport.com. “Mereka bekerja sangat banyak, sangat keras dan dengan cara yang baik. Jadi masalah kecepatan tertinggi bukanlah inline four. Suzuki memiliki daya cengkeram yang lebih besar daripada kami dalam hal akselerasi, tapi juga mesinnya jelas lebih cepat. Saya berada di belakang Rins (Alex Rins) dan dari satu tikungan ke tikungan lain dia berakselerasi jauh lebih cepat dari saya.Jadi, itu artinya Suzuki bekerja dengan benar. Kami berharap kami bisa meningkat, ” sambungnya.

Rossi mengatakan “sulit untuk mengelola” defisit kecepatan tertinggi Yamaha M1 dari rival MotoGP-nya sekarang setelah berjuang dengan ini di Grand Prix Styrian. Di kedua balapan Austria, Rossi adalah finisher teratas Yamaha, di posisi kelima di GP Austria dan kemudian kesembilan di GP Styrian.

Red Bull Ring bisa dibilang sirkuit terlemah di Yamaha M1 karena defisit kecepatan tertinggi dibandingkan dengan Ducati sekitar 10km / jam.

Menurut Rossi, hal ini telah terjadi selama beberapa tahun terakhir. Ia mencatat hal itu lebih buruk di GP Styrian karena lebih banyak pembalap yang mampu “memanfaatkan” keunggulan tenaga mereka.

“Kami tahu bahwa di trek ini kami harus menderita karena di sini sangat penting kecepatan tertinggi, dan tahun ini perbedaan kecepatan tertinggi sangat besar, sangat sulit untuk dikendalikan,” aku Rossi. “Sudah tahun lalu seperti ini, dan kami banyak mendorong untuk memperbaiki situasi, tapi juga tahun ini situasinya sangat mirip. Jadi di sini Anda memiliki banyak jalan lurus dan itu membuat kami harus menderita,” imbuhnya.(dk)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *