oleh

Podium Juara di GP Styrian, Oliviera Jawab Kritik sebagai Pembalap Liar

-Olahraga-45 views

POSKOTA.CO – Bos KTM Tech 3 Herve Poncharal “sangat senang” bisa memberikan kesempatan kepada Miguel Oliveira (KTM Tech3/Portugal) dari pembalap MotoGP yang  “diremehkan” untuk menunjukkan bahwa dirinya layak diperhitungan dengan kemenangan perdana yang diraihnya  di  seri GP Styrian, akhir pekan lalu.

Oliveira meraih kemenangan pertama untuk  tim KTM Tech 3  di tikungan terakhir  seri GP  Styrian, memanfaatkan celah sempit yang didapat dari duel sengit  Jack Miller  (Pramac Ducati/Australia) kontra  Pol Espargaro (KTM Red Bulls/Spanyol) dimana keduanya akhirnya harus melebar hingga akhirnya harus puas finis kedua dan ketiga.

Di dua seri  sebelumnya GP Andalusia dan Austria , Oliviera juga harus  kehilangan peluang naik  podium karena insiden sesama pembalap KTM Brad Binder  (Afrika Selatan) dan Espargaro.

Poncharal mengatakan, Oliveira “diremehkan” oleh orang-orang di luar Tech 3 dan “persepsi” dari pebalap Portugal itu menjadi salah satu keraguan atas mandatnya sebagai talenta terdepan di MotoGP.

“Saya tidak ingin menyalahkan siapa pun,” kata Poncharal kepada Motorsport.com dalam wawancara eksklusif. “Dia agak diremehkan, karena hasilnya tidak sebaik yang diraih   Brad misalnya. Tapi kami tahu mengapa, karena balapan kedua di Jerez kami berada di urutan kelima [grid] dan dia keluar dari balapan setelah insiden tikungan pertama.  Dia tidak bisa menunjukkan apa-apa dan saya yakin kami akan sangat dekat dengan podium,” tambahnya.

Selanjutnya, di seri GP Rep Ceko kesalahan kembali diperbuat Oliviera. “Kami tiba di Republik Ceko, dia melakukan kesalahan di FP3 dan kemudian posisi grid yang sangat buruk [di kualifikasi] , tapi melakukan balapan yang fantastis guna finis di  urutan keenam. Di Austria kembali dia terlibat insiden dengan Pol,” ,” terang Poncharal. “Jadi, inilah mengapa saya sangat senang karena pria yang saya ceritakan ini memiliki kecepatan. Tapi juga, dia pria yang keren, dia pria yang sopan, dia pria yang pintar, dia memiliki pendidikan yang baik sebagai mahasiswa,” imbuhnya.

 SANTUN DAN BERPENDIDIKAN

“Beberapa orang berpikir untuk menjadi pembalap terbaik Anda harus menjadi liar, terkadang Anda tidak terlalu sopan, tidak terlalu berpendidikan. Dan kemudian persepsi Miguel sebagai pribadi, mungkin beberapa orang berpikir  ok, orang ini tidak akan pernah menjadi pemenang MotoGP, ” kata Poncharal.  “Dan kami tahu jauh di dalam dengan berbagi data dengan ketiga orang KTM lainnya. Dengan melihat bagaimana dia mengendarai itu adalah sebuah kemungkinan, dan oleh karena itu saya sangat senang telah memberi Miguel kemungkinan untuk menunjukkan bahwa dia adalah seorang pembalap MotoGP. Dan dia melakukannya bersama kami sebelum dia pindah tahun depan ke tim pabrikan membuat saya sangat, sangat bahagia,” lanjutnya.

Kemenangan perdana Oliveira terjadi pada balapan kelas utama ke-900 dan membuatnya menjadi pembalap pertama dari Portugal yang menang di MotoGP. Ia juga  mengawali pembalap dengan KTM hingga sampai ke kelas MotoGP.(dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *