harmono 02/08/2016

POSKOTA.CO – Juara bertahan Bundesliga, Bayern Muenchen, mengeluarkan dana sangat besar untuk merekrut Renato Sanches yang baru berusia 18 tahun. Transfer yang diakui berisiko, tapi dinilai pantas dilakukan.

Muenchen membayar 35 juta euro untuk merekrut Sanches dari Benfica. Jumlah itu bisa bertambah 45 juta euro atau total 80 juta euro jika klausul-klausul tertentu terpenuhi.

Angka ini jelas sangat besar mempertimbangkan usia Sanches dan pengalamannya yang relatif masih minim. Gelandang internasional Portugal itu baru satu musim penuh tampil bersama tim senior Benfica.

Tapi Chairman Bayern Muenchen Karl-Heinz Rummenigge dan pelatih Carlo Ancelotti sejak awal percaya talenta Sanches sepadan dengan nilai dan risiko besar yang harus diambil. Setelah soal harga tak menemui masalah, langkah cepat pun kemudian diambil Die Roten mempertimbangkan ada peminat lain seperti Manchester United yang disebut-sebut sudah cukup lama memantau.

Maka ada kelegaan tersendiri dalam diri FC Hollywood ketika melihat Sanches tampil oke di Euro 2016 bersama Portugal. Sanches tampil menonjol di lini tengah Seleccao das Quinas, mengantarkan tim menjadi juara, dan merebut gelar Pemain Muda Terbaik Piala Eropa 2016 yang dihelat Perancis itu.

“Ini adalah jumlah uang yang sangat besar, sesuatu yang tidak perlu kami diskusikan. Tapi saya duduk bersama Carlo Ancelotti di bulan Maret, dan kami sepakat: pemain ini layak dengan risikonya,” ungkap Rummenigge kepada Bild.

“Di Piala Eropa, sudah terlihat betapa besarnya tenaga yang dia punya, dan bagaimana kepribadiannya di lapangan pada usia 18 tahun. Itu mengesankan,” ujar Rummenigge

“Ketika Renato Sanches dikenal di Piala Eropa, dia sudah meneken kontrak dengan kami. Kami memenangi persaingan untuk mendapatkannya karena tim-tim lain saat itu baru saja merencanakan liburan mereka,” imbuhnya seperti dikutip Soccerway.

Nilai transfer itu membuat Sanches menjadi pemain Portugal termahal yang meninggalkan liga domestik. Dia juga jadi pemain Portugal pertama yang gabung Muenchen. (*)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*