harmono 12/12/2017

POSKOTA.CO – Kampiun kompetisi Liga 1 musim 2017, Bhayangkara FC (BFC) akhirnya menggelar arak-arakan, Selasa (12/12). Pawai tersebut diikuti pemain dan ofisial BFC yang mengantarkan ke tangga juara.

Namun, tidak semua punggawa The Guardian, julukan tim Bhayangkara FC, hadir dalam pawai tersebut yakni, Evan Dimas Darmono, Ilham Udin Armyn, Lee Yu Jun, dan Paulo Sergio. Pemain naturalisasi Ilija Spasojevic, Otavio Dutra dan pelatih Simon McMenemy nampak hadir dalam arak-arakan.

Pasukan Simon McMenemy yang diarak dari Lapangan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) menuju Lapangan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Memang bukan tanpa alasan mengapa pasukan BFC ini diarak menuju Lapangan PTIK, yang juga diramaikan oleh kelompok suporter Bhayangkara FC, Bharamania, dengan jumlah tidak lebih dari 500 orang. Sebab, dalam acara ini juga sekaligus peresmian Lapangan PTIK menjadi Lapangan Bhayangkara FC sebagai home base atau tempat latihan.

Tiba di PTIK, rombongan tim disambut hangat oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian beserta petinggi Polri. Kemudian, mereka semua dijamu makan siang sebelum dimulainya acara selebrasi juara.

Sejumlah pemain dan ofisial tim Bhayangkara FC di antaranya pemain naturalisasi Ilija Spasojevic, pelatih Simon McMenemy dan ofisial klub Yeyen Tumena nampak dalam arak-arakan usai BFC meraih titel juara Liga 1 2017. Pawai tersebut digelar mulai dari Lapangan Mabes Polri hingga Lapangan PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/12).

Dalam kesempatan tersebut Kapolri menyampaikan, ini sekaligus meresmikan home base kami di PTIK ini. “Mengapa di sini, karena kasihan mereka harus jauh-jauh latihan ke Bekasi. Makanya saya persilakan mereka gunakan lapangan ini,” ucap Kapolri.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya resmikan lapangan sepak bola PTIK ini sebagai lapangan Bhayangkara FC,” kata Tito Karnavian saat peresmian Stadion PTIK di Gedung Auditorium PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/12).

Hal ini pun disambut antusias oleh manajer Bhayangkara FC AKBP Sumardji. Menurutnya, kini Bhayangkara memiliki dua opsi stadion untuk musim kompetisi 2018.

“Kami sebenarnya berharap, di samping untuk latihan bisa jadi home base kami sesuai disampaikan oleh Kapolri. Bisa dijadikan home base untuk pertandingan kandang yang tidak menghadirkan suporter yang super besar seperti Persija. Kalau Persija otomatis harus menyediakan tempat lain yang besar,” jelas Sumardji.

“Memang home base itu wajib ada lapangan alternatif, satu dan dua. Tentunya akan segera kami perbaiki dengan sisa waktu yang ada sekitar dua-tiga bulan. Mungkin soal lampu akan kami cukupi supaya bisa memenuhi standar untuk home base. Kalaupun tidak, akan kami coba sampai memenuhi standar,” sambungnya.

Dalam acara selebrasi juara tersebut, Manajer BFC juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polri atas penghargaan yang sebesar-besarnya kepada pemain dan ofisial tim. “Kami semua berterima kasih kepada pimpinan Polri yang sudah memberikan penghargaan yang luar biasa bagi klub, terutama kami dan seluruh pemain,” pungkas Sumardji.

Sejumlah jurnalis peliput sepak bola nasional foto bersama sebelum menguji coba lapangan Bhayangkara FC yang diresmikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Selasa (12/12), sebagai home base kampiun Liga 1 2017 ini di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sementara itu, CEO Bhayangkara FC Royke Lumowa memaparkan beberapa hal berkenaan tim, salah satunya mengenai penggunaan Lapangan PTIK sebagai homebase atau tempat latihan musim depan.

Sebelumnya, Bhayangkara FC memang tidak memiliki tempat latihan yang tetap. Mereka kerap berpindah-pindah markas latihan.

Untuk stadion sendiri, mereka akan tetap menggunakan Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Jawa Barat, sebagai kandang mereka untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim depan.

Seperti diketahui, dalam kompetisi Liga 1 musim 2017, Bhayangkara FC harus rela berbagi kandang dengan Persija Jakarta menggunakan Stadion Patriot Candrabhaga sebagai lokasi pertandingan kandang.

Tak hanya menganugerahkan prestasi kepada seluruh pemain, pelatih, dan jajaran, baik tim sepak bola Bhayangkara FC maupun tim voli putra Bhayangkara Samator dan tim voli putri PGN Popsivo Polwan, dalam acara Awarding Bhayangkara, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Tito Karnavian juga meresmikan lapangan sepak bola PTIK.

Selain penganugerahkan prestasi kepada seluruh pemain, pelatih, dan jajaran tim Bhayangkara FC, kegiatan ini juga untuk perayaan keberhasilan tim bola voli putri, PGN Popsivo Polwan yang meraih runner up dan Bhayangkara Samator yang menjadi juara di ajang Livoli 2017. (*)

 

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :