oleh

Bikin Aditya Kedodoran, Christopher Rungkat Raih Sukses Ganda di Invitasi “Langit Masih Biru”

-Olahraga-51 views

POSKOTA .CO – Sukses ganda diraih bintang tenis putra Indonesia, Christopher Rungkat (PNP 4/Jawa Timur), menggelar invitasi sekaligus merebut gelar juara pada Invintasi Petenis Peringkat Nasional “Langit Masih Biru”, setelah di final berhasil meredam perlawanan Aditya Sasongko (PNP 7/Bengkulu) lewat dua set langsung 4-3 (7/1), 4-1, di Lapangan Tenis Elite Club Epicentrum Kuningan, Jakarta.

“Sebenarnya kaki sudah gemeteran, mungkin faktor usia dan juga karena sejak pendemi Covid-19 lama nggak bertanding di level yang kompetitif seperti ini . Tapi karena ini laga final yang sebisa mungkin sampai tuntas,” kata Christo, panggilan akrab Christopher, ditemui POSKOTA.CO usai laga final.

Komentar hampir sama dilontarkan Aditya. “Sejak pandemi Covid 19 tidak ada pertandingan dan hanya berkutit latihan ke latihan. Jenuh juga kalau cuma latihan terus, makanya saya senang juga ketika Christo mengajak tampil untuk bertanding di invitasi ini,” kata Aditya.

Laga final Christo kontra Aditya yang pernah bersama membela Tim Davis Indonesia sempat berlangsung menarik di set pertama. Kedua petenis senior ini silih berganti mematahkan servis lawannya hingga kedudukan berimbang 3-3 dan memaksa laga harus diselesiakan melalui tiebreak. Christo yang punya banyak ‘jam terbang’ di level internasional tampil garang guna memenangi adu tiebreak dengan skor telak 7-1.

Christo semakin sulit dibendung sesudah merebut kemenangan di set pertama. Sebaliknya, Aditya justru kebaliknya bermain kedodoran di set kedua hingga akhirnya menyerah dengan skor telak 1-4.

   HARUS BERLATIH KE LUAR NEGERI

Kejutan diperlihatan bintang muda M Gunawan Trismunantara (PNP 9/ Jawa Timur) dengan berhasil merebut juara ketiga sesudah mengalahkan peserta wildcard (fasilitas khsus-red) Panji Setiawan (PNP 34 / Nusa Tenggara Barat) lewat dua set langsung 4-2,4-1. Gunawan yang menjadi anggota Tim davis Indonesia saat mengalahkan Kenya itu menyodok dapat jadi juara ketiga, setelah di pertandingan pool mampu menundukan EgaEneputty (PNP 6/ Bangka Belitung) dan Esmid (PNP 10/Papua).

“Gunawan punya potensi untuk menjadi pemain andalan Indonesia di masa datang. Pukulan keras dan tajam serta mentalnya juga terlihat baik. Tapi dia harusnya sudah berfikir untuk berlatih ke luar negeri dan tidak berkutit di dalam negeri saja, supaya potensi yang dimiliki bisa gol untuk menjadi pemain andalan Indonesia di masa mendatang,” tutur Wailan Walalangi, legenda petenis ganda putra Indonesia yang sempat menyaksikan Invitasi Tenis “Langit Masih Biru”. “Sayang banget, memiliki potensi besar tapi tidak ditangani secara baik dan benar Gunawan tidak akan berkembang dengan baik. Dia harus berfikir untuk bisa berlatih ke Spanyol yang banyak lapangan clay (tanah liat-red), jika itu dijalani saya yakin banget anak yang satu ini akan melejit jadi  pemain bintang Indonesia,” tambah Wailan. (dk)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *