harmono 16/06/2014
lahan yang disengketakan
lahan yang disengketakan

POSKOTA.CO – Warga Villa Mutiara Bogor (VMB) bersengketa tanah dengan pengembang ISPI. Terkait Fasilitas Sosial (Fasos). Warga VMB menginginkan mendirikan pengembangan pendidikan terhadap Yayasan Mas’ya yang sebelumnya sudah berdiri masjid, Rencana itu terganjal ditolaknya tanah fasos untuk itu.

“Sebelumnya lurah Mekarwangi, telah mengizinkan, namun pihak ISPI tidak mengizinkan dengan alasan yang tidak jelas,” ujar Ryan kepada POSKOTA.CO (16/8).

Tanah yang berdampingan dengan masjid itu, kini merupakan tanah kosong dengan luas 30x10m2. Namun, sisa tanah tersebut menjadi maslah, setelah pihak ISPI menolaknya.

Warga Vila Mutiara Bogor (VMB) berencana akan mensomasi Direktur pengembang ISPI. Bila tidak diizinkan akan melaporkan ke Walikota Bogor dan beraudensi dengan DPRD Kota Bogor.

“Kami akan memperjuangkan hak kami sebagai warga. Bila ISPI tetap tidak mengizinkan dengan alasan yang tidak jelas,” ujar Ryan lagi.

Rencananya tanah tersebut akan dibangun pengembangan pendidikan sosial yang tidak komersial untuk warga Vila Mutiara Bogor. Seperti TPA, PAUD, dan kegiatan kesenian. (hais)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*