Djoko Waluyo 02/11/2014
Ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan

POSKOTA.CO – Seorang Ibu Rumah Tangga, sebut saja Bunga, berusia 24 tahun, warga Tembilahan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Inhil, Provinsi Riau, diperkosa 5 pemuda di kuburan China.

Cerita Bunga, malam itu diajak kenalannya yang bernama Wage,21, dan Dodi,25, membicarakan bisnis. Dengan satu sepeda motor, dinbaiki bertiga mereka masuk ke pemakaman China Pulau Kijang, Kecamatan Reteh Kabupaten Inhil.

Di tempat peristirahatan abadai itu, Bunga dipaksa melayani nafsu kedua pria yang sudah dikenalnya. Korban sempat menolak, namun tanbgan-tangan kekar telah melumpuhkan pemberontakan Bunga. Dengan kepasrahannya Bunga harus menerima kenyataan pahit.

Usai melampiaskan hasratnya, pelaku meninggalkan korban begitu saja di tengah sepinya malam. Dalam mkondisi lunglai, Bunga jalan kaki hendak kembali ke rumahnya. Ditengah jalan, Bunga bertemu dengan tiga pria yang mengaku hendak menolongnya.

Namun, ketiganya tak lebih dari Srigala berbulu musang. Melihat lekuk tubuh Bunga, merega pun ingin menggagahi paksa dengan gratis. Tentu saja Bunga menolak dan berontak.

Namun apa daya ketika berusaha kabur, Bunga terjatubdan tertangkaplah ketuiga begajul. Lagi,lagi tubuh Bunga dijadikanj bancakan para penjahat kelamin tersebut. Puas melampiaskan ketiganya kabur begitu saja.

Dengan langkah gontai keluar dari pemakaman umum, Bunga mengadu ke polisi. Tanpa membuang waktu polisi pun bergerak dan menangkap para pemerkosa Bunga di tempat terpisah.

Kasatreskrim Polres Inhil, AKP Ade Zamra, Ahad (2/11) yang dikonfirmasi mengatakan, kelimanya sudah dijebloskan ke sel dijerat pasal berlapis. ” Herman, Fani dan Putra, dikira dewa penolong ternyata ikut melakukan perkosaan,” ungkap Ade.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 285 KUHP, tentang pemerkosaan dengan hukuman diatas 5 tahun penjara.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :