Djoko Waluyo 10/06/2014

depok APOSKOTA.CO -Menjadi pemimpin Kota Depok diperlukan seorang yang berkarakter merakyat dan tegas. Sebab dari zaman Belanda di Depok terkenal akan jagoannya atau disebut kaki tangan Belanda. Jagoan-jagoan tersebut hingga saat ini masih ada di Depok.

“Jadi Wali Kota Depok ke depan itu harus merakyat dan tegas. Tidak boleh melempem. Merakyat artinya peduli dengan rakyat. Tahun ini hingga besok itu kami fokus terhadap penanggulangan kemiskinan,” kata Wakil Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad, belum lama ini.

Menurut Idris, seorang Wali Kota Depok tidak harus dari birokrasi untuk membenahi birokrasi. Namun seseorang yang memahami ilmu pemerintahan dan mampu mengaplikasikan dan mengajak elemen birokrasi Depok untuk membangun Kota Depok.

“Jadi tak harus dari birokrasi agar bisa menjalankan roda pemerintahan. Bisa jadi nantinya Wakil Wali Kota Depok yang dari unsur birokrasi,” paparnya. (hais/akbar)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :