harmono 22/09/2015
salah satu adegan rekontruksi
salah satu adegan rekontruksi

POSKOTA.CO – Kokom Komariah,23, mahasiswi berkulit manis usai dipakai kekasihnya Tju Sun Kiong,27, di kamar kosan Prisma, di Jalan Mangga Besar IV, Taman Sari, Jakarta Barat, dibunuh dengan cara mencekiknya. Latar belakang pembunuhan, Sun Kiong cemburu, Kokom terima SMS mesra dari pria lain.

Untuk melengkapi BAP (berita acara pemeriksaan) drama pembunuhan itu direka ulang Senin (21/9/2015) direka ulang di tempat kejadian oleh Jajaran Polsek Taman Sari.

Dalam rekonstruksi itu, ada 18 adegan yang diperagakanTju Sun Kiong di kamar kos 307 di Jalan Mangga Besar IV, Taman Sari, Jakarta Barat. Kronologi awal pembunuhan:

o. Pelaku bersama korban melakukan chek in
o. Setelah membayar keduanya masuk ke kamar 307
o. Keduanya berhubungan intim, sekali
o. Usai klimaks pelaku melihat pesan singkat bernada mesra
o. Korban merebut HP yang dibaca pelaku
o. Keduanya cek-cok dan saling tarik

Pelaku kian tersulut emosinya sehingga nekat mencekik pacarnya di atas ranjang. Saat dicekik, kondisi korban dalam posisi terlentang di atas ranjang. Untuk memastikan korban sudah tak bernyawa, pelaku menindih tubuh korban.

Mengetahui Kokom tewas, tersangka keluar dari kamar dan mencari tukang kunci duplikat di sepanjang Jalan Mangga Besar IV.

Seusai menduplikat kunci kamar kos nomor 307, pelaku datang lagi ke lokasi kejadian. Kunci asli kamar kos di tinggal di dalam kamar bersama jasad korban untuk menghilangkan jejak.

Ia melakukan itu dengan dalih untuk mengelabui petugas, supaya korban dikatakan mengunci dirinya di dalam kamar dan bunuh diri.

Sebelum kabur, pelaku juga membawa kabur barang berharga milik korban. Dua telepon genggam, perhiasan, dan uang tunai milik Kokom raib digasak pelaku. Seusai beraksi, pelaku lantas kabur ke Manado, Sulasewi Utara.

Namun bak pepatah sepandai-pandai menyembunyikan bangkai, akhirnya tercium juga. Tersangka berhasil diringkus di tanah kelahirannya di Manado pada (31/8/2015). Kapolsek Taman Sari, AKBP Suwarno mengatakan rekontruksi yang digelar pihaknya berlangsung dengan baik dan lancar.

Menurut Suwarno, pelaku melakukan aksi kejinya itu karena motif cemburu buta terhadap korban. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 338 dan 365 tentang pembunuhan serta pencurian dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*