harmono 11/07/2018

POSKOTA.CO – Dalam upaya nyata terus memperkuat kemanunggalannya, Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai tentara rakyat, salah satu dengan mengadakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) baik reguler maupun sengkuyung.

“Kebersamaan TNI dengan rakyat adalah inti dari kekuatan TNI,” papar Danrem 071/WK Kolonel Kav Dani Wardhana SSos, MSi di sela-sela peninjauan pelaksanaan program TMMD Reguler Ke-102 Kodim 0704 Banjarnegara usai digelarnya upacara pembukaan di lapangan Desa Pasegeran Kecamatan Pandanarum, Selasa (10/7).

Lebih lanjut dikatakan, kemanunggalan ini terlihat nyata dengan kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat selama 30 hari membangun desa. “TNI dan rakyat memang suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Rakyat adalah ruhnya TNI, karena sejarah menunjukkan bahwa TNI lahir dari rakyat dan berjuang bersama rakyat dalam merebut kemerdekaan bersama rakyat juga,” ungkap Danrem Dani.

Melalui program TMMD, TNI membangun dan membangkitkan kembali nilai-nilai gotong-royong guna membantu percepatan program pembangunan pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di pedesaan dan para pemudanya. Hal ini sejalan dengan tema yang diangkat yaitu “Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial”. Tema ini sangat dinamis, yang salah satunya adalah membangun dan memperkuat desa dari pinggiran.

“Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat menjadi satu kekuatan luar biasa memajukan desa. Selain itu, menggali dan mendayagunakan potensi wilayah dalam mengatasi berbagai isu atau persoalan terkini dengan solusi. Oleh karenanya, TMMD ini harus kita sukseskan bersama,” tegasnya.

Progres TMMD ini bermanfaat untuk kemaslahatan bersama khususnya warga masyarakat Desa Pasegeran maupun Pandanarum umumnya. Dengan pembangunan TMMD diwilayah tertinggal ini, diharapkan kesejahteraan masyarakatnya akan meningkat. “Karena sarana dan prasarana umum yang dibangun untuk meningkatkan dan memakmurkan segenap warga masyarakat di wilayah Pandanarum tersebut,” pungkasnya.

Selain hal tersebut, Danrem juga menyampaikan bahwa perkuatan personel yang dikerahkan sebanyak 150 orang dan tergabung dalam Satgas TMMD, yang berasal dari gabungan berbagai satuan, baik TNI, Polri serta stakeholder di wilayah dan tidak melupakan elemen masyarakat itu sendiri. (*/oko)

 

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*