Djoko Waluyo 26/05/2014

RENTENIRPOSKOTA.CO – Warga Bogor Kota prihatin dengan maraknya rentenir berkedok Koperasi.Belakangan ini marak oknum-oknum yang mengaku petugas koperasi yang menyisir dari kelurahan dan desa di Bogor. Bahkan masuk keperumhan-perumahan penduduk seperti di Vila Mutiara Bogor, untuk menawarkan pinjaman berbunga tinggi kepada masyarakat.

Namun Wali Kota Bogor Bima Arya belum Menyikapi informasi ini, Bahkan belum tersentuh dengan hukum Selain Walikota Bogor, pihak kepolisian, Rt dan RW serta kelurahan pun berkesan tutup mata.

“Banyak sudah korbannya mas, Ada yang rumahtangganya hancur. Ada yang istrinya di bawa kabur tukang kreditnya. Ada yang hartanya habis untuk bayar utang,” kata Marini, warga VMB kepada POSKOTA.CO

Masjid masya yang berada di Villa Mutiara Bogor melalui Dewan Pimpinan masjidnya, himbau untuk tidak ada lagi Riba di wilyahnya. Karena banyaknya korban yang berjatuhan akibat bisnis riba tersebut. Namun, tetap saja tak berpengaruh.

Menurut Novi, seorang warga VMB. Rentenir telah memasang banyak kaki dan menggurita hingga ke tingkat RT, namun pihak Rt dan Rw pun tak banyak berbuat. Jasanya, lanjut Novi, oknum orang koperasi semacam ini memang menerapkan bunga tinggi. Namun mereka mengantongi surat persetujuan dari masyarakat peminjam.

Seharusnya pihak Polresta Bogor dan Wali Kota Bogor mengambil tindakan cepat. Para pelaku bisa dijerat dengan praktik bank liar. Apabila terbukti mereka meminjamkan dana bukan kepada anggota.

“Koperasi semacam ini dipastikan tidak sah dan menyalahi aturan koperasi. Warga banyak terjebak dengan bunga pinjaman tinggi yang diterapkan usaha simpan pinjam berkedok koperasi semacam ini,” bebernya.(hais).

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*