Djoko Waluyo 13/11/2015
ILUSTRASI
ILUSTRASI

Telah tergambar
Di masing-masing hati
Taman bunga nan wangi
Mekar bersemi kala pagi
Mengajak senyum menghias bibir

POSKOTA.CO – Setelah puas bermain pasir dan air dalam ombaknya yang tenang, keluarga bahagia ini memutuskan menyudahi sesi paginya. Ajeng dan kakak-kakaknya mandi bersama. Sementara Mbak Retno mandi bersama Papa Hary di kamar mandi utama vila.

Suara riuh tawa ada di kedua kamar mandi. Saling berteriak berebut gayung dan shower. Luapan kegembiraan itu terpancar hingga sudut kamar mandi. Tawa itu bergema disana diiringi suara
gemericik air yang ke luar dari pancuran air di kamar mandi.

Suara gemericik air di kamar mandi Mbak Retno sudah berubah desah. Saling menyabuni tubuh dengan
busa-busa lembutnya membuat insan bahagia ini tak tahan untuk terbang tinggi di awan. Mereka berdua melayang dalam irama nafas yang memburu.

Rampung mandi mereka memberekan pakaian masing-masing, mengepak baju-baju ke tas dan memilah pakaian basah.
“Ajeng Diana Asih, jadikan satu baju basah di tas plastik berwarna merah ya. Tasnya mama taruh
dekat pintu kamar kalian”
” iya ma, nanti Asih jadikan satu baju basahnya”
Papa Hary dan Mbak Retno sudah rampung duluan. Tas pakaian sudah rapi dan dikeluarkan dari
kamar. Tubuh-tubuh segar sehabis mandi dan bercinta, senyum tersungging tak pernah lepas dari
bibir. Terrcium aroma wangi dari mereka berdua. Kerling genit dan menggoda Mbak Retno kepada

Papa Hary tak ada habisnya hingga Anak-anaknya menggoda.
” idih mama nempel terus sama papa. kaya perangko aja ma”
” kan mama sama papa sedang bulan madu Jeng!”
” kan bagusan begitu kak dari pada berantem”

Asih meledek mamanya dan ledekan itu diteruskan oleh Diana dan Ajeng. Sementara Mbak Retno hanya
senyum-senyum saja mendengar ledekan anak-anaknya.
” Siang ini kita akan makan siang di pinggir pantai di sebuah hotel”
Papa Hary akan mengajak anak-anaknya makan siang di sebuah Hotel di pinggir pantai Anyer. Makan
besar untuk merayakan lamaran ulangnya kepada Mbak Retno di depan anak-anak gadisnya yang
cantik-cantik.

Kebagaian anak adalah melihat orangtuanya rukun dan bahagia. Binar orangtua adalah binar anaknya. Pikiran Dianapun rapat oleh tarian bahagia, namun sejumput tanya singgah di benak kecilnya. Bagaimana mengabarkan semua ini kepada Eyang Praja??? (Bersambung)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*