harmono 03/10/2015
Wita saat berlibur ke Pulau Dewata
Wita saat berlibur ke Pulau Dewata

POSKOTA.CO – Ada rasa sepi dan kehilangan ketika Tante Dewi pulang ke Yogya. Selama di Jakarta Diana tidur bersama Tantenya, ada yang diajak mengobrol sebelum tidur. Tante Dewi yang membangunkannya setiap pagi dengan lembut, layaknya seorang ibu lalu memasakkan sarapan untuk Diana dan adik-adiknya. Tantenya yang mengurus dan memperhatikannya selama ini.

Sekarang Diana bersama adik-adiknya mulai bergotong -royong mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Hal yang biasa Diana lakukan sewaktu tinggal bersama bapak dan ibu sambungnya. Menurut Diana pekerjaan setiap paginya tidak begitu berat. Air mengalir tanpa harus menimba. Cucian baju juga tinggal memasukkan ke mesin cuci, semua serba otomatis.

Ajeng dan Asih membantu Diana bersih-bersih rumah setiap pagi. Pekerjaan rumah tangga yang mereka lakukan bertiga dengan cepat sebelum berangkat sekolah. Ini kesepakatan yang mereka buat, agar sepulang sekolah mereka tinggal makan siang lalu tidur atau beristirahat.

Mama mendapat bagian memasak untuk makan siang dan makan malam. Diana ingin mamanya tidak usah bangun pagi-pagi dan mengurus mereka. Biarlah kalau mamanya bangun tidur pagi semua sudah beres dan sarapan sudah tersedia di meja makan.

Papa Hary senang dengan pembagian tugas yang Diana lakukan. Rumahnya sekarang jauh lebih bersih dan tertata lebih rapi selama ada Diana. Ajeng dan Asih juga senang dengan hadirnya kakak cantik yang rajin. Semua berjalan dengan baik…..

Selagi Papa Hary di rumah semua baik adanya. Pembagian pekerjaan berjalan sesuai dengan kesepakatan. Tapi kalau tidak ada Papa Hary…..semua kacau….semua berantakan. Kekacauan ada pada pekerjaan yang menjadi tanggung jawab mamanya!

Diana mulai merasakan berangkat sekolah tanpa sangu dan harus berjalan kaki. Begitu pulang sekolah tidak ada apa-apa di meja makan untuk di makan. Mamanya juga tidak ada di rumah tanpa memberi tahu Diana. Entah jam berapa mamanya pulang….yang pasti, kala Diama dan adik-adiknya sudah tidur, mamanya belum pukang ke rumah.

Kenyataan hidup mulai Diana lihat dan lakoni.
Masing-masing pemeran mulai menampakkan peranan yang mereka mainkan. Banyak hal ganjil sudah mulai dilihatnya, tetapi sejauh ini Diana belum berani bertanya kepada Ajeng ataupun Asih.

“Ajeng…nanti malam temani kakak tidur dong. Sesekali boleh dong tidur sama kakak”

“Ayikkk….boleh kak, tapi nanti malam ajarin mengerjakan PR Ajeng ya”

Diana ingin berbincang dengan adik-adiknya sebelum tidur. Apa yang sebenarnya terjadi dengan mamanya ketika Papa Hary yang baik tidak ada di rumah? ( bersambung – Wita Lexia….)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*