Djoko Waluyo 17/08/2015
Senyum manja Wita penulis kisah
Senyum manja Wita penulis kisah

POSKOTA.CO – Betapa bangganya Bayu dan Diana sewaktu mereka tiba di sekolah. Mata semua orang tertuju kepada mereka berdua ketika Motor Honda yang mereka kendarai menuruni jalanan yang sangat curam menuju halaman sekolah yang difungsikan sebagai tempat parkir motor. Pasangan baru ini tentu menjadi bahan bisik-bisik teman-temannya. Sepasang remaja yang sangat serasi. Yang laki-laki tampan serta punya segalanya, sedang yang wanita manis tinggi langsing montok….alias seksi.

Setelah motor diparkir, Diana berjalan menaiki tangga ke lantai dua sedang kelas Bayu letaknya tidak jauh dari motornya diparkir. Mereka sepakat sepulang sekolah bertemu di warung pojok di tikungan Jalan Bintaran Kidul. Diana sudah tak sabar ingin bertemu sahabatnya, Susi teman sebangku dan pendengar yang baik. Hanya kepada dia Diana sering mencurahkan isi hatinya.

Sebenarnya Diana punya dua sahabat di sekolah, Susi dan Sam. Kemana- mana mereka pergi selalu bertiga, Sam beda kelas, ia ada di 2 IPS 1 sedang Diana dan Susi 2 IPS 2. Mereka bertiga inilah kembangnya SMA Budi Luhur….cantik/manis serta modis . Gaya dan polah mereka menjadi trend setter dan trending topic. Siapa yang tidak kenal dengan tiga dara ini?

” Sus….kemarin aku di baptis jadi pacar Mas Bayu di Kaliurang” Bagitu sampai di kelas, Diana melihat teman sebangkunya sedang asyik mengerjakan PR. Mungkin menyontek PR lebih tepatnya. Hal seperti ini biasa dilakukan anak seusianya, mereka saling membantu…..bahkan dikala ulangan. Justru akan menjadi tidak wajar serta tidak gaul jika teman di kelasnya rajin belajar, rajin mengerjakan PR …..patuh terhadap semua peraturan. Itu bukan
remaja namanya, remaja SMA adalah remaja yang sedang penuh gejolak. Darah muda darah yang berapi-api begitu kata penyanyi dangdut Bang Haji Rhoma Irama.

” Diana…pagi-pagi kamu cerah ceria. Apa maksudmu dengan di Baptis? Susi meletakkan pensilnya yang sedang dia pakai menulis, ia berhenti sejenak menyontek PR ketika Diana mengatakan sesuatu. Apa yang dimaksud Diana dengan pembaptisan di Kaliurang? Susi bertanya dan sedikit heran dengan wajah sumringah teman sebangkunya…..

Diana duduk di sebelah susi, masih ada waktu 10 menit untuk ikutan menyontek PR. Ada empat sekawan di kelas yang tidak wajar menurut kaca mata anak-anak gaul. Kepada merekalah jika ingin bertanya soal mata pelajaran atau ingin pinjam PR untuk di contek! Endang, Rina, Nunik dan Wita….inilah empat sekawan yang juga dijuluki PKI Swasta oleh teman-teman sekelasnya.

Ketika remaja terlalu serius belajar dan tidak mengikuti arus di sekolah, mereka menjadi manusia- manusia aneh serta tidak wajar. ” Sus kemarin aku dan Mas Bayu pergi ke Kaliurang hingga sore” Akhirnya Diana tak tahan untuk tidak bercerita. Ia dekatkan mulutnya ke telinga sahabatnya. Ia bisikan tentang ciuman pertama yang membuatnya melayang-layang semalaman.

Sambil tangannya menulis, Diana juga bercerita tentang surat cinta yang ada di tasnya. Nanti istirahat pertama
akan Diana buka dan baca….juga ingin ia bercerita tentang isi surat cinta tersebut. Itulah sahabat, mereka saling tahu rahasia kecil masing-masing. Tapi sisi perih Diana? Dia sembunyikan di sebuah sudut kecil hatinya dengan baik, rapi …tak seorangpun tahu. (Bersambung..By : Wita Lexia..)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*